TopCareer.id – Task snacking bisa menjadi strategi agar sebuah tugas atau tanggung jawab yang besar.
Task snacking berarti membagi tugas besar ke dalam langkah-langkah kecil yang mudah dikelola dan bisa dikerjakan dalam waktu singkat.
Dikutip dari Verywell Mind, Kamis (21/1/2026), konsep ini mirip seperti makan snack atau “ngemil” dari daftar tugasmu.
Di tempat kerja, strategi ini bisa membantumu untuk menangani banyak proyek sekaligus atau ketika berhadapan dengan tugas besar.
Untuk itu, berikut beberapa tips melakukan task snacking di tempat kerja:
- Pecah proyek ke tahap-tahap kecil
Ketimbang langsung menggarap sebuah proyek besar, pecah menjadi tahap-tahap yang kecil namun memiliki tindakan nyata dan cepat.
Misalnya, tugas seperti “menyiapkan presentasi” bisa dipecah menjadi “meneliti tren industri,” lalu “membuat slide,” dan “mendesain visual.”
Baca Juga: Task Snacking, Trik Memecah Tugas Besar Biar Jadi Lebih Ringan
- Prioritaskan tugas
Urutkan setiap tugas kecil berdasarkan tingkat urgensi dan kepentingannya. Buat tenggat waktu untuk masing-masing tugas sehingga kamu bisa menyelesaikannya tepat waktu.
- Memulai lebih awal
Task snacking kadang mengharuskanmu untuk memulai sesuatu lebih awal dari biasanya, agar punya cukup waktu untuk mengerjakan tugas dalam “potongan kecil.”
Sebagai contoh, jika kamu harus menulis suatu laporan panjang, kamu bisa mulai lebih awal untuk menulis satu atau dua paragraf setiap kali menggarap tugas tersebut.
- Jadwalkan waktu melakukan tugas-tugas tersebut
Atur waktu-waktu kecil di kalender khusus untuk task snacking. Ini cara yang bagus untuk memblokir waktu agar benar-benar bisa bekerja, alih-alih terseret rapat sepanjang hari.
Baca Juga: Tempat Kerja Berperan Penting Jaga Kesehatan Mental Pekerja
- Simpan “daftar snack” pekerjaan
Buat daftar berisi 10 sampai 15 pekerjaan cepat yang tidak membutuhkan banyak usaha, namun dapat dikerjakan saat energimu lagi turun atau di sela-sela rapat.
Anggaplah ini seperti menu produktivitas yang bisa kamu pilih ketika waktu atau motivasimu lagi terbatas.
- Bagi tugas tim
Pecah tugas besar yang harus dilakukan tim menjadi tugas-tugas kecil dan bagikan ke anggota tim.
Misalnya, daripada “Mengorganisasi acara penggalangan dana,” kamu bisa mendelegasikan bagian spesifik seperti “Membuat daftar tamu,” “Memesan venue,” dan “Mencari katering.” Ini membuat peran setiap orang jadi sangat jelas.
- Persiapan untuk tugas besar
Sebelum ke pekerjaan utama, manfaatkan task snacking untuk hal-hal pendukung seperti menyiapkan alat kerja, membuat kerangka, atau mengumpulkan referensi. Ini akan membuat proses kerja utama terasa lebih mudah dan lancar.













