Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Tren

Ramadan Ubah ‘Peak Hour’ KRL: Orang Berangkat Lebih Pagi, Pulang Lebih Cepat

Ilustrasi KRL Jabodetabek. (dok: KAI)

TopCareer.id – KAI Commuter mengungkapkan adanya pergeseran pola kepadatan pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek selama bulan Ramadan.

Menurut KAI Commuter, ada pergeseran peak hour KRL selama Ramadan, yang terjadi pada jam sibuk pagi dan sore.

Data mencatat, pengguna Commuter Line cenderung melakukan perjalanan lebih awal di pagi hari dan pulang lebih cepat menjelang sore.

Karina Amanda, VP Corporate Secretary, KAI Commuter mengungkapkan, pada pagi hari selama Ramadan, kepadatan mulai meningkat sejak pukul 05.00 WIB dan mencapai puncaknya antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.

“Persebaran pengguna tersebut berbeda dengan periode sebelum Ramadan yang biasanya mulai meningkat pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB,” kata Karina, mengutip keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga: War Takjil, Pakar Sebut Bukan Cuma Soal ‘Rebutan’ Makanan

Sementara di jam sore, lonjakan penumpang mulai terlihat sejak jam 15.00 hingga 18.00 WIB, lalu meningkat lagi mulai pukul 19.00 WIB, seiring pengguna yang kembali melakukan perjalanan usai berbuka puasa.

Dari sisi volume sebaran pengguna di stasiun keberangkatan pada pagi hari, beberapa stasiun mencatatkan peningkatan signifikan.

Stasiun dengan lonjakan volume tertinggi di pagi hari mulai pukul 04.00 WIB antara lain Stasiun Rangkasbitung yang meningkat 28 persen atau sebanyak 1.500 hingga 1.600 orang.

Sedangkan mulai pukul 05.00 sampai 06.00 WIB, peningkatan terjadi di Stasiun Bekasi sebanyak 50 sampai 64 persen atau sebanyak 5.000 hingga 8.000 orang.

Tren ini menunjukkan adanya penyesuaian persebaran pengguna di stasiun keberangkatan dengan waktu aktivitas selama bulan puasa.

Baca Juga: Tak Cuma Puasa, Ramadan Momen Tepat Jauhi Perilaku Konsumtif

Meski total volume harian selama Ramadan relatif stabil dengan sekitar 1 juta lebih pengguna, kepadatan lebih terkonsentrasi di jam-jam tertentu, khususnya pagi hari lebih awal, serta menjelang dan usai waktu berbuka.

Selama Ramadan, KAI Commuter menyatakan tetap mengoperasikan 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek setiap hari kerja.

Selain itu, diberlakukan juga aturan khusus yang memperbolehkan pengguna berbuka puasa di dalam perjalanan, dengan minuman dan makanan ringan secukupnya.

“Seluruh pengguna juga diimbau untuk selalu menghormati pengguna lainnya dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama saat berbuka puasa di dalam kereta,” kata Karina.

Leave a Reply