LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Ada Tarif Khusus Rp 8 hingga 23 September
TopCareer.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026).
Peresmian ini menandai beroperasinya koridor sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun yang bertujuan memperkuat konektivitas transportasi massal Jakarta.
“Di Manggarai ini ada LRT, ada KRL, ada TransJakarta, ada TransJabodetabek, dan kereta ke bandara yang menjadikannya sebagai transport hub, bahkan nanti akan dibangun perumahan untuk rakyat berpenghasilan rendah,” kata Prabowo.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai memiliki waktu tempuh sekitar 28 menit dan secara bertahap ditargetkan mampu melayani hingga 80.000 penumpang setiap hari.
Total investasi pembangunan koridor mencapai sekitar Rp 12,1 triliun dan seluruhnya didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
Untuk tahap awal, segmen Velodrome-Manggarai baru membuka tiga stasiun secara terbatas yaitu Rawamangun, Pramuka, dan Manggarai. Evaluasi dilakukan untuk memastikan keandalan sistem, keselamatan, dan kenyamanan sebelum layanan penuh.
Selama masa transisi, Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan tarif khusus sementara sambil menunggu penetapan tarif definitif.
Pramono juga menyebut, selama delapan hari ke depan atau sampai tanggal 23 September 2026, tarif LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai yang ditetapkan hanya Rp 8 per perjalanan.
“Selanjutnya, tarif diberlakukan sebesar Rp 5.000 dari Kelapa Gading–Manggarai dan Rp 8 dari Velodrome–Manggarai per perjalanan hingga ditetapkannya tarif reguler,” sebut Pramono.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan kelanjutan jalur sekitar dua kilometer menuju Dukuh Atas dengan nilai investasi sekitar Rp 2,7 triliun.
Koridor tersebut direncanakan dilengkapi pedestrian deck serta terintegrasi dengan MRT, KRL, Transjakarta, LRT Jabodebek, dan Kereta Bandara.
Gubernur DKI juga mengungkapkan bahwa jaringan LRT juga disiapkan menuju Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, Jakarta Kota, serta Halim.
“Kami memohon dukungan Presiden agar pengembangan ini berlanjut termasuk membuka kemungkinan investasi Danantara, karena yang dibangun bukan sekadar jalur kereta melainkan konektivitas kota yang semakin mudah, nyaman, dan terintegrasi,” pungkas Pramono.



