Benarkah Orang Kaya Lebih Bahagia? Ini Kata Miliarder Ray Dalio
TopCareer.id – Konglomerat Amerika Serikat (AS) Ray Dalio baru-baru ini membagikan pandangannya tentang kebahagiaan dan kesuksesan.
Pendiri Bridgewater Associates itu mengklaim, kekayaan bukan hal yang menentukan kepuasan dan kebahagiaan dalam hidup.
“Uang merupakan pertimbangan penting dalam hidup. Namun, jika melihat kebahagiaan, setelah mencapai tingkat tertentu, kebahagiaan tidak berkorelasi dengan kekayaan,” kata Dalio dalam sebuah diskusi di Singapura, Kamis (8/10/2026).
Mengutip CNBC Make It, Selasa 20/10/2026), Dalio memiliki kekayaan bersih hampir USD 22 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index. Selain itu, dia juga masuk daftar 400 orang terkaya di AS.
Pria 77 tahun itu menambahkan, faktor terbesar yang menentukan kebahagiaan adalah rasa memiliki terhadap suatu komunitas.
“Kesuksesan tidak ditentukan oleh seberapa pintar seseorang, melainkan lebih oleh seberapa mampu ia beradaptasi,” kata pria yang kabarnya ditunjuk sebagai penasehat informal dan sukarela Danantara tersebut.
Baca Juga: Elon Musk Kuadriliuner Pertama di Dunia, Kekayaan Rp 19.000 Triliun
Dalam diskusi yang sama, Dalio menekankan bahwa prinsip kepemimpinannya adalah menyeimbangkan pekerjaan yang bermakna dengan hubungan yang bermakna.
“Kita menjalankan sebuah misi bersama, lalu kita membutuhkan cinta yang tegas,” ujarnya. “Kita menginginkan cinta yang tegas untuk anak-anak kita dan dalam segala hal, karena tantangan membuat kita lebih kuat.”
Menurutnya, sebuah tim membutuhkan pendekatan tersebut agar setiap anggotanya dapat dimintai pertanggungjawaban dan bekerja secara optimal.
Dalio diketahui juga memiliki pandangan serupa mengenai cara mencapai kesuksesan.
Dalam unggahan LinkedIn pada 2024, ia mengatakan kesuksesan dimulai dengan menentukan tujuan, menyusun langkah untuk mencapainya, lalu mengejar tujuan tersebut dengan keyakinan penuh.
“Orang-orang yang meraih kesuksesan dan mendorong kemajuan pahami secara mendalam hubungan sebab-akibat yang mengatur realitas, serta punya prinsip untuk memanfaatkannya demi mencapai apa yang mereka inginkan,” tulisnya saat itu.
Baca Juga: Beyonce Jadi Musisi Miliarder Kelima di Dunia
Ia menegaskan, setiap orang berhak menentukan nilai dan tujuan hidupnya sendiri.
“Saya tidak peduli apakah Anda ingin menjadi penguasa dunia, orang yang hanya bersantai di sofa, atau apa pun lainnya. Sebagian orang ingin mengubah dunia, sementara yang lain ingin hidup selaras dengannya dan menikmati kehidupan,” katanya.
“Tidak ada yang lebih baik dari yang lain. Kita masing-masing perlu menentukan apa yang paling kita hargai dan memilih jalan untuk mencapainya,” pungkas Dalio.
Dalio mendirikan Bridgewater pada 1975 dan mengembangkannya menjadi salah satu perusahaan pengelola hedge fund terbesar di dunia. Saat ini, perusahaan tersebut mengelola sekitar USD 102 miliar dana milik klien institusional.
Ia juga merupakan penulis buku Principles, yang mjadi buku terlaris nomor satu versi New York Times, serta menguraikan pendekatannya terhadap pengambilan keputusan dan kepemimpinan.



