real
        time web analytics

Info

Cerita di Balik Pembuatan Lagu Hits Shallow Ost A Star Is Born


TOPAREER.ID – Lagu Shallow yang dibawakan oleh Lady Gaga dan Bradley Cooper sebagai soundtrack film A Star Is Born sangat bersinar bersamaan dengan rilis filmnya. Malah lagu ini masuk nominasi ajang bergengsi sekelas Golden Globe dan Grammy Awards. Para perancang lagu ini pun bercerita soal penulisan lagunya. 

Gaga menulis lagu dengan produser Mark Ronson, yang bekerja dengannya di Joanne 2016, serta Andrew Wyatt dan Anthony Rossomondo, dan itu adalah salah satu lagu pertama yang ditulis khusus untuk film tersebut.

Gaga merasa bahwa proses penulisan lagu untuk duet itu berbeda dari pengalaman lain saat menulis lagu lainnya. 

“Ada suasana yang suram di kamar. Aku di piano, masing-masing punya gitar di tangan mereka dan kami mulai membuat lirik dan berbicara satu sama lain. Dan itu benar-benar lagu yang keluar seperti saat ini. Percakapan antara seorang lelaki dan perempuan. Tapi kami tidak tahu kapan kami memulai,” kata Gaga kepada LA Times.

Awalnya mereka tidak tahu bagaimana mulai menulis lagu ini, dan ternyata ending A Star Is Born benar-benar berbeda dengan versi asli Bradley Cooper. Asal kalian tahu, semula Jackson (tokoh utama laki-laki yang diperankan Bradley) ditetapkan untuk tenggelam pada akhirnya yang dalam versi final Jackson gantung diri.

Karena versi aslinya tenggelam, maka Shallow seharusnya menjadi lagu kredit akhir, bukan klimaks pertengahan film. Jadi Gaga masuk, duduk di depan piano dan mulai memainkan beberapa akord, dan itu terdengar sangat keren, saat pertama kalinya. 

“Dan Gaga muncul dengan paduan suara, ‘I am off the deep end, watch as I dive in.’ Dia punya sebagian besar hal di kepalanya, dan aku hanya mencoba untuk menawarkan beberapa kata; Crash through the surface, where they can't hurt us,” kenang Ronson. 

Makna yang tak hanya “bunuh diri”

Ronson menambahkan, rasanya seperti lagu akhir kredit karena itu tentang bunuh diri. Dalam pikirannya saat itu, Shallow adalah lagu akhir kredit, dan peran utama tenggelam. Tetapi ketika narasi film berubah, "Shallow" bergeser bersamanya, mengambil makna yang lebih metaforis.

“Ada saat ketika dia akan tenggelam pada akhirnya, jadi kami pikir itu mungkin lagu penutup," Gaga menjelaskan kepada publikasi.

“Lalu ketika naskah berubah kami membuat lagu tentang keduanya jatuh cinta. Saya merasa itu lebih dari sekadar elemen tenggelam dari naskah aslinya. Ini lebih tentang menginginkan hubungan yang dalam dan cinta daripada tentang air,” jelas Gaga.

Ketika sampai pada makna lagu itu, Gaga menjelaskan kepada LA Times bahwa lagu ini adalah percakapan antara seorang laki-laki dan perempuan yang bertanya.

“Di dunia modern ini, apakah Anda membutuhkan lebih banyak? Dia menantangnya ketika dia menyanyikannya kembali: 'Ain't it hard keeping it so hardcore?' How long can we exist in the shallow?”

 

Rekomendasi

Terkait