real
        time web analytics

Info

Hari Kejepit, PNS Tak Boleh Bolos 31 Mei dan Wajib Upacara 1 Juni


TOPCAREER.ID – Keputusan bersama tiga menteri soal cuti bersama Pegawai Negeri Sipil (PNS) menyebut bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang bolos pada 31 Mei dan 1 Juni. Apalagi adanya kewajiban melaksanakan upacara 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

“30 Mei libur. 31 Mei itu wajib masuk. Kemudian 1 Juni wajib ikut upacara,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin di kantornya.

Syafruddin menyampaikan akan ada sanksi bagi PNS yang bolos. Sanksi tersebut sesuai PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

“Ingat ya enggak boleh bolos 31 Mei. 1 Juni masuk untuk upacara hari kesaktian Pancasila. Semuanya akan diabsen. Jadi setelah upacara, PNS bisa langsung mudik. Dan, kembali lagi bekerja pada 10 Juni,” ujar Syafruddin.

Menteri Syafruddin tidak akan memberi toleransi PNS yang hendak cuti duluan. Sesuai surat keputusan bersama tiga menteri MenPAN-RB, Menteri Tenaga Kerja (Menaker), dan Menteri Agama (Menag), cuti bersama mulai 3, 4, dan 7 Juni. Tanggal 5 dan 6 libur lebaran, 8-9 Juni libur Sabtu-Minggu.

“Di luar tanggal itu PNS enggak boleh bolos. Kan sudah dikasih THR satu bulan gaji penuh lengkap dengan tunjangan. Jadi jangan sampai tambah-tambah liburnya,” tandasnya.

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengimbau seluruh lembaga negara dan pemerintah daerah (Pemda) seluruh Indonesia untuk melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang.

Imbauan itu tertuang dalam surat edaran perihal pedoman peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni mendatang. Surat bernomor B.116/Ka.BPIP/05/2019 itu ditandatangani Pelaksana tugas Kepala BPIP Hariyono.

 

Rekomendasi

Terkait