real
        time web analytics

Info

Insomnia Bikin Produktivitas Kerja Turun


TOPCAREER.ID – Untuk menyelesaikan pekerjaan, tak jarang para karyawan rela tidur dalam waktu yang lebih pendek dari yang seharusnya. Tapi, mengurangi waktu tidur seperti itu malah membuat produktivitas kerja menurun. 

Hal itu seperti hasil penemuan dari studi yang diterbitkan dalam jurnal “Sleep.” Studi ini dilakukan oleh National Institute of Environmental Health Sciences.

Dikutip dari laman studyfinds.org, studi ini menunjukkan bahwa orang-orang yang tidur selama 7-8 jam sehari lebih produktif 20 persen daripada yang tidur selama 5-6 jam per malam.

Orang-orang yang hanya tidur selama 6-6 jam per malam justru mengalami produktivitas kerja yang menurun hingga 29 persen. 

Kajian tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah masalah tidur seperti insomnia, mengantuk, dan mendengkur bisa menyebabkan penurunan produktivitas atau tidak.

Para peneliti mengkaji data dari 1.007 peserta yang berusia 22 tahun—60 tahun. Kualitas tidur ribuan peserta ini juga dilihat dari beragam aspek, mulai dari kesehatan, masalah tempat kerja, sampai tekanan keuangan.

Pimpinan stdi, Robert Yang mengatakan, insomnia turut memperparah penurunan produktivitas. Robert mengatakan insomnia dengan tingkat sedang, sampai berat, membuat produktivitas anjlok hingga 58 persen.

Kantuk pada siang hari dan mendengkur juga menjadi penyebab produktivitas kerja turun. “Ini adalah bukti tidur bukanlah kegiatan yang sia-sia. Ini adalah investasi waktu yang bijak,” kata dia.

Lantas harus bagaimana? Robert menyarankan orang-orang untuk tidak lembur. Ia menambahkan,  cobalah berinvestasi dalam kesehatan pribadi dan keuangan dengan tidur lebih banyak. 

 

Rekomendasi

Terkait