real
        time web analytics

Info

Jangan Anggap Remeh Pekerjaan Pertama Setelah Lulus


TOPCAREER.ID – Karena keinginan kuat ingin bekerja setelah lulus perguruan tingi, para fresh graduate kadang tak peduli pekerjaan di bidang apa saja, termasuk ketika bekerja untuk pekerjaan pertama mereka. Padahal jangan anggap remeh pekerjaan pertama setelah lulus, itu bisa menentukan karier ke depan. 

“Kamu harus strategis tentang pekerjaan pertamamu," kata Michelle Weise, kepala inovasi di Strada Institute for Future of Work, nirlaba yang berfokus pada hubungan antara pendidikan dan pekerjaan, dikutip dari laman CNBC.

Temuan ini keluar dari laporan baru oleh Strada Institute for Future of Work dan Burning Glass Technologies, sebuah perusahaan analisis pasar karier. Para peneliti menganalisis lebih dari 4 juta resume.

“Anak muda yang menganggur setelah lulus tidak boleh menganggapnya hanya fase. Beberapa bulan dapat dengan mudah berubah menjadi beberapa tahun dan akhirnya seluruh karier,” bunyi laporan tersebut.

Studi ini menemukan, lebih dari 40 persen lulusan perguruan tinggi mengambil posisi di luar sekolah yang tidak memerlukan gelar. Dan lebih dari 1 dari 5 lulusan perguruan tinggi masih tidak memiliki pekerjaan yang menuntut gelar sarjana satu dekade setelah meninggalkan sekolah.

Menurut kata Matt Sigelman, CEO Burning Glass Technologies, ekspektasi pengusaha juga meningkat, yang mempersulit kaum muda untuk cepat menemukan pekerjaan yang selaras dengan studi mereka. Bahkan untuk posisi entry level, tuntutan bisa sulit dipenuhi.

“Pengusaha secara mengejutkan lebih spesifik meminta keterampilan siap kerja yang seharusnya Anda bawa. Itu membuatnya menantang bagi siswa yang belum merancang jalur mereka melalui perguruan tinggi untuk memasukkan mengambil keterampilan semacam itu.”

Sigelman melanjutkan, orang-orang perlu mulai berpikir tentang pekerjaan pertama mereka dengan baik sebelum lulus.

Dia mengatakan siswa harus mendaftar di kursus, dan mencari magang dan pekerjaan sementara mereka di perguruan tinggi yang akan menunjukkan kepada pengusaha bahwa mereka siap untuk pekerjaan itu. "Itu bisa membuat dunia berbeda," katanya.

 

Rekomendasi

Terkait