real
        time web analytics

Info

Kalau Mau Sukses Jadi Pengusaha, Jangan Percaya 5 Mitos Ini


TOPCAREER.ID – Penuh perjuangan besar untuk menjadi seorang wirausaha, termasuk meningkatkan motivasi diri dan memerangi mitos-mitos yang menghampiri. Bila tidak hati-hati, calon wirausaha bisa terbawa negatif lantaran mempercayai mitos terkait entrepreneur. Berikut lima mitos tentang entrpreneurship seperti dikutip dari Etnownews.com: 

1. Pengusaha itu dilahirkan 

Ini adalah pernyataan pertama dan paling banyak dikabarkan tentang seseorang yang telah memulai usahanya sendiri. Pengusaha tidak dilahirkan, beberapa orang hanya menyatukan semua energi menuju rencana bisnis prospektif. Mereka lantas mengembangkan pengetahuan yang menyeluruh dalam diri mereka sendiri. Ini merupakan salah satu ciri karakter paling penting dari seorang pengusaha. 

2. Pengusaha adalah pakar teknologi 

Dengan pesatnya teknologi dan bisnis, orang berpikir bahwa semua pengusaha adalah pakar teknologi. Ini sama sekali tidak benar. Pengetahuan definitif tentang operasi bisnis industri tertentu adalah satu hal yang harus ada pada diri seseorang hingga taraf tertentu. 

Pengetahuan tentang teknologi dan aplikasinya muncul sebagai keuntungan tambahan, bukan sebagai persyaratan wajib. 

3. Cukup kerja keras

Ingat bahwa bisnis tak tumbuh hanya dari kerja keras saja. Pendekatan yang diperhitungkan, kerangka kerja sistematis, kerja cerdas, rencana maju untuk segala kemungkinan adalah beberapa hal yang sangat dibutuhkan seiring dengan kerja keras tim dalam bisnis.

4. Siapa pun bisa menjadi pengusaha 

Keputusan memulai bisnis atau mendirikan perusahaan harus diambil setelah diskusi menyeluruh dan menganalisis kemampuan diri serta dan kemampuan mengambil risiko. Secara proporsional, sejumlah besar perusahaan akan dijual dalam waktu tiga hingga lima tahun sejak awal berdiri. Beberapa dari mereka justru ditutup karena ketidakmampuan mempertahankannya. 

5. Pengusaha harus putus sekolah 

Hanya dengan melihat beberapa contoh kuat seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan beberapa tokoh bisnis terkemuka lainnya, orang-orang menjadi bersemangat selama masa kuliah. Sebagian wirausahawan memang memiliki semangat yang kuat, antusiasme terhadap usaha mereka sehingga mereka tidak dapat menyelesaikan pendidikan. 

Namun bukan berarti harus putus sekolah untuk menjadi pengusaha. Seseorang dapat mempertimbangkan untuk keluar dari perguruan tinggi, asalkan dia cukup mampu mengelola keuangan bisnis dan pengeluaran pribadi sendiri.

 

Rekomendasi

Terkait