real
        time web analytics

Info

Lima Kesalahan Umum yang Dilakukan Food Fotografer


TOPCAREER.ID – Pekerjaan food fotografer atau fotografer makanan harus mampu membuat sebuah hidangan bisa tampil menggiurkan ketika difoto. Namun, tak jarang juga food fotografer ini melakukan kesalahan dalam pemotretan hingga tak hasilkan gambar yang maksimal. Berikut lima kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang fotografer makanan. 

Angle yang tidak tepat

Angle merupakan salah satu elemen umum dalam fotografi yang bisa menentukan bagus atau tidaknya hasil jepretan. Nah, kesalahan umum seorang food photographer, yakni mengambil sudut pengambilan gambar yang tidak tepat. 

Misal, jika memotret burger lewat angle vertikal, itu akan menghilangkan bentuk keseluruhan makanan yang satu ini. Salah satu contohnya adalah ketika memotret makanan secara vertikal. Umumnya, angle kamera yang mengambil dari sudut atas makanan bukan sesuatu yang salah. 

Meski begitu, apabila makanan yang menjadi objek foto memiliki bentuk tiga dimensi yang khas, penggunaan angle vertikal tidaklah tepat. Hal itu karena akan menghilangkan tekstur, bentuk, serta bagian-bagian makanan yang gagal ditampilkan di gambar.

Pencahayaan yang gelap

Seringkali, food photographer mengambil tempat foto di sebuah restoran yang kondisi pencahayaannya minim. Masalah lain adalah apabila arah cahaya terlalu frontal sehingga sulit untuk mengambil gambar dengan pencahayaan yang baik. Hasilnya, foto makanan pun terlihat kurang tampil menawan karena cahaya yang buruk.

Salah satu solusi yang kerap diambil food photographer ketika menemui pencahayaan gelap adalah dengan menggunakan lampu flash. Namun sayangnya, solusi tersebut bukanlah solusi yang paling tepat. Penggunaan lampu flash akan menimbulkan cahaya yang memantul pada objek foto yang kamu ambil. 

Styling yang berlebihan

Bagaimana Anda ingin menghias tampilan makananmu? Kesalahan lain seorang food photographer adalah terlalu memaksakan tampilan makanan yang akan ia potret. Biasanya kesalahan ini timbul bila dalam satu meja bisa ada banyak piring, hiasan, serta aksesoris yang sebenarnya tidak perlu.

Salah satu cara menghindarinya adalah dengan membuat tema yang unik di setiap foto. Misalnya, Anda bisa menentukan tema makanan dessert, maka objek foto tersebut akan berkaitan dengan makanan penutup seperti puding, ice cream, atau buah-buahan.

Filter yang macam-macam

Biasanya seorang food photographer pemula merasa kurang lengkap bila tidak menggunakan filter pada foto makanannya. Nah, kesalahan mereka adalah menggunakan filter yang berlebihan sehingga mengurangi esensi dan warna asli dari makanan itu. Terkadang, warna makanan menjadi kemerahan, kekuningan, atau bahkan kebiruan. Yang jelas, warna tersebut sudah beda dari aslinya.

Filter bisa sangat dimanfaatkan untuk menambah efek dramatis atau bahkan membuat makanan menjadi lebih menggoda. Makanan yang banyak mengandung cabai, misalnya, bisa kamu tambahkan efek warna yang merona sehingga warna merah menjadi lebih menyala. 

 

Rekomendasi

Terkait