real
        time web analytics

Info

Patut Diwaspadai, Kecanggihan AI Ancam Jurusan Ilmu Komputer


TOPCAREER.ID – Ya, kecanggihan teknologi memang memunculkan pekerjaan baru, terlebih bidang teknologi. Jurusan ilmu komputer, sistem informasi, dan teknik informatika mungkin jadi jurusan yang paling banyak dicari perusahaan. Tapi, mungkin jurusan itu juga akan hilang seiring berkembangnya AI.

Para sarjana di jurusan tersebut bakal kehilangan potensi di pasar masa depan karena kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI). Hal itu seperti yang dikatakan oleh miliarder Mark Cuban.

“Dua puluh tahun dari sekarang, jika kamu sekarang seorang coder, mungkin kamu akan segera kehilangan pekerjaanmu," kata Mark saat diwawancarai oleh Kara Swisher dari Recode Decode, seperti dikutip dari CNBC.

Menurut Mark, kalau kemampuan coding hanya berhubungan dengan matematika dan untuk AI, manusia hanya perlu memahami tentang suatu topik jika ingin AI menyamai topik itu. Contohnya, kalau AI ingin menjadi seperti Shakespeare, maka seseorang harus tahu soal Shakespeare.

Sementara itu, lulusan ilmu komputer dan sejenisnya jadi lulusan dengan peluang besar dan gaji yang tinggi. Bahkan di Amerika Serikat, lulusan jurusan ini punya rata-rata bayaran USD70 ribu per tahun.

Banyak yang menilai kecerdasan buatan sebagai peluang, namun ada yang juga yang menganggap manusia harus berhati-hati. Perlahan, AI bakal menggantikan beberapa pekerjaan saat ini.

“Teknologi bisa digunakan untuk kebaikan dan keburukan, dan Anda harus berhati-hati saat mengembangkannya. Kecerdasan buatan adalah kasus langka, jadi kita harus proaktif dalam regulasinya," tutup Mark.

 

Rekomendasi

Terkait