real
        time web analytics

Info

Riset LinkedIn: Keahlian Membujuk Berguna untuk Karier


TOPCAREER.ID – Jangan remehkan soft skill untuk memperoleh kesuksesan dalam berkarier. Keahlian satu ini akan sangat berguna di mana pun dan kapanpun. Salah satu soft skill yang dinilai sangat menguntungkan di dunia karier masa depan, yakni keahlian membujuk. 

Dalam riset yang dilakukan LinkedIn, keahlian membujuk adalah keahlian teratas yang paling berguna dipelajari di 2019. Pembujuk yang hebat memiliki keunggulan kompetitif dalam era gagasan seperti sekarang ini. 

Selain keahlian membujuk, keahlian lainnya yang berada di atas adalah berbicara di depan umum (public speaking).

Dilansir dari Inc, meskipun disebut sebagai soft skill, Carmine Gallo, penulis buku 'Five Stars' mempunyai pendapat berbeda. Ia berpendapat bahwa sudah saatnya berhenti menyebut keahlian berbicara di depan umum dan keahlian membujuk sebagai sebuah soft skill. 

Menurutnya, kedua keahlian tersebut merupakan hal paling mendasar yang sudah sewajarnya dimiliki oleh setiap orang. Dalam dunia kerja yang mengedepankan kreativitas dan gagasan, seorang pembujuk yang hebat memiliki banyak keuntungan. 

Deirde McCloskey, seorang ahli ekonomi, menjelaskan mengapa keahlian membujuk itu penting. McCloskey mengadakan riset terhadap 250 pekerjaan yang mencakup 140 juta orang di Amerika Serikat.  

McCloskey, menciptakan model statistik berdasarkan jumlah waktu yang digunakan orang di setiap kategori untuk berbicara di depan umum dan membujuk orang lain untuk mengambil tindakan. 

Dalam beberapa kasus, persuasi memainkan peran yang lebih terbatas daripada keahlian untuk berbicara. Misalnya antara pemadam kebaran dan seorang humas.

“Dalam kehidupan bermasyarakat tidak akan ada yang terjadi secara cuma-cuma, kecuali seseorang berubah pikiran. Perilaku dapat diubah dengan paksa, tetapi tidak dengan pikiran," ujarnya.

Dari hasil wawancara Carmine Gallo dengan para pekerja bisnis usia 20 - 30 tahun, diketahui bahwa karier mereka melonjak lebih cepat karena mempunyai keahlian berbicara di depan umum. Sebagian besar karena kemampuan mereka untuk menyampaikan presentasi secara lebih efektif.

"Menyebut keahlian berbicara di depan umum sebagai "soft skill" mengurangi nilainya. Berbicara di depan umum adalah sebuah kunci," ujarnya.

 

Rekomendasi

Terkait