real
        time web analytics

Info

Sebab-Sebab Karyawan Kurang Motivasi dalam Bekerja


TOPCAREER.ID – Kultur atau budaya kantor yang tidak mendukung bisa menjadi salah satu penyebab kurangnya motivasi kerja bagi karyawan. Banyak alasan yang membuat karyawan merasa kurang motivasi dalam bekerja (demotivasi) dan berikut beberapa di antaranya menurut Michael Page, kamu kira-kira sudah merasakan yang mana?

1. Kurangnya fleksibilitas

Seperti yang ditemukan dalam studi Generation Fl-x study dari Michael Page baru-baru ini, banyak anggota angkatan kerja, khususnya generasi milenial, mereka tidak merasa diberikan akses yang adil ke pekerjaan yang fleksibel. 

Padahal semua karyawan hak hukum untuk meminta pekerjaan yang fleksibel, apakah ini terkait dengan tempat kerja (seperti opsi untuk pekerjaan rumah), jenis kontrak atau waktu mulai dan selesai.

2. Tujuan jangka pendek tanpa visi karier

Dalam sebagian besar kasus, uang hanyalah salah satu bagian dari motivasi karyawan. Kebanyakan orang ingin memiliki tujuan karier yang jelas untuk merasakan bahwa ada perkembangan bagi mereka di dalam organisasi. Visi karier dapat menjadi proses yang berguna dalam menetapkan tujuan jangka panjang yang jelas bagi karyawan sehingga mereka dapat secara proaktif bekerja menuju hasil yang diproyeksikan.

3. Merasa kurang dihargai

Jika seorang karyawan merasa bahwa upaya mereka tidak diakui atau dihargai, mereka akan segera mulai kekurangan energi dan komitmen dalam peran mereka. Sangat penting untuk merayakan keberhasilan dan memberikan apresiasi di mana hal itu memang seharusnya dilakukan. Cobalah untuk memastikan bahwa prestasi dihargai.

4. Tidak ada peluang pengembangan

Pelatihan reguler dan peluang pengembangan dapat membantu meningkatkan motivasi dan keterlibatan (engagement) karyawan. Jika tempat kerja terasa stagnan, tidak progresif, dan tidak menginspirasi - tingkat motivasi karyawan akan berkurang. 

5. Kepemimpinan yang buruk

Kepemimpinan yang efektif adalah faktor penting dalam motivasi staf. Jika kepemimpinan yang kuat kurang atau secara negatif mempengaruhi pandangan tim, karyawan tertentu mungkin mulai merasa kehilangan semangat. Para pemimpin harus memiliki pendekatan yang fleksibel dan inklusif untuk mengelola tim dan dapat berkomunikasi dengan jelas sambil menanamkan kepercayaan dan fokus. 

6. Konflik

Konflik di tempat kerja sangat merugikan. Debat yang sehat seringkali produktif, tetapi penting untuk mengawasi intimidasi di tempat kerja. Beberapa karyawan mungkin merasa khawatir untuk mengemukakan masalah yang berkaitan dengan sesama kolega.

7. Beban kerja yang tidak realistis

Penting untuk terus memeriksa harapan dan tuntutan yang diberikan karyawan. Jika seseorang merasa terbebani oleh beban kerja yang besar dan tidak mungkin dilakukan, mereka akan kecewa, stres dan kehilangan motivasi. Sama halnya, jika seorang karyawan memiliki beban kerja yang terlalu ringan atau tidak cukup bervariasi, mereka mungkin dengan cepat kehilangan minat.

 

Rekomendasi

Terkait