real
        time web analytics

Info

Sebelum Bekerja Freelance


TOPCAREER.ID - Tidak sedikit orang mengincar pekerjaan freelance lantaran jam kerja yang fleksibel, menjadi bos bagi diri sendiri, dan fleksibilitas kerja yang maksimal. Nah, bagi Anda yang ingin bekerja secara freelance juga, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal sebelumnya. Dilansir dari Cosmopolitan UK, ada setidaknya  hal yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan bekerja freelance

Apakah Anda punya sistem dukungan yang cukup? 

Sistem dukungan alias support system sangat dibutuhkan bagi Anda yang bekerja freelance. Sebab, pekerjaan ini kerap membuat seseorang kesepian lantaran hampir selalu bekerja sendirian tanpa ada rekan kerja. 

"Bekerja sendirian bisa membuat Anda kesepian, sehingga penting untuk memiliki jaringan dukungan yang terdiri dari orang-orang atau teman-teman yang memiliki waktu luang untuk bertemu dengan Anda selama Anda bekerja," jelas Sarah Hughes, seorang freelancer di industri periklanan. 

Hughes menyebut, keluarga dan sahabat juga merupakan sistem dukungan Anda. Oleh karena itu, jika memungkinkan, jangan segan bekerja di malam hari atau akhir pekan agar bisa leluasa bertemu dengan orang-orang terdekat Anda. 

Apakah Anda cermat mengatur keuangan? 

Ketika Anda bekerja di sebuah perusahaan, banyak hal-hal finansial yang rumit sudah ditanggung oleh perusahaan, misalnya pajak penghasilan, asuransi, hingga tunjangan. Hal-hal semacam itu kemungkinan besar harus Anda tanggung sendiri ketika bekerja freelance

Hughes menjelaskan, tidak tertutup kemungkinan Anda harus membayar pajak sendiri atas penghasilan yang diperoleh sebagai freelancer. Oleh karenanya, jadilah wajib pajak yang baik. 

"Sebagai freelancer, Anda harus bertanggung jawab pada pajak Anda sendiri. Selalu bayar pajak tepat waktu dan potong penghasilan Anda sebagai pajak. Ini memungkinkan Anda dapat menanbung dalam jumlah yang tepat dan tak terkejut saat tahun fiskal berakhir," terang dia.

Selain itu, Anda pun harus menyisihkan penghasilan untuk asuransi hingga dana pensiun. Pun Anda tak memiliki cuti yang ditanggung perusahaan. Oleh sebab itu, lakukan penghitungan dengan cermat ketika menerima penghasilan Anda.

Apakah jejaring Anda cukup? 

Apabila Anda telah memiliki jejaring yang luas sebelum mulai bekerja freelance, maka ini adalah hal yang bagus. Namun, jika belum, Hughes menyarankan Anda untuk bekerja keras membangun jejaring.

"Sebagai freelancer, reputasi Anda adalah segalanya. Jadi, ketika Anda mulai bekerja freelance, Anda harus berusaha lebih keras untuk menunjukkan kemampuan dan membangun kredibilitas Anda," terang Hughes. 

Ada sejumlah cara untuk membangun jejaring sebagai freelancer. Anda bisa menggunakan media sosial dan mencari informasi terkait layanan-layanan yang sesuai dengan keterampilan Anda. 

Ketika Anda telah menunjukkan keterampilan dan membangun reputasi, pekerjaan akan datang pada Anda. Bagian penting dalam pekerjaan Anda adalah memilih kesempatan yang menurut Anda memiliki potensi terbesar untuk Anda, kemudian bekerjalah untuk proyek itu," jelas Hughes.

Apakah Anda memiliki motivasi yang cukup? 

Hughes menyatakan, bekerja sebagai freelancer berarti Anda adalah bos, akuntan, dan manajer bagi diri sendiri. Oleh karena itu, Anda harus memiliki tanggung jawab yang besar untuk bekerja menghadapi deadline dan ekspektasi klien. 

"Ini artinya selalu menangani beban kerja dengan baik, deadline, e-mail yang menumpuk, dan menghitung tarif dan pekerjaan baru," tuturnya. 

Karena tugas freelancer yang tak ringan ini, Hughes mengatakan alangkah baiknya jika Anda memiliki motivasi yang besar untuk bekerja. Tetaplah berkomitmen dan berdedikasi dalam menjalankan pekerjaan ini.

"(Bekerja freelance) membutuhkan kedisiplinan diri, namun kebebasan dan jam kerjanya yang fleksibel sangatlah bagus," ungkap Hughes.

 

Rekomendasi

Terkait