real
        time web analytics

Info

Strategi Google dalam Kelola Karyawan


TOPCAREER.ID – Google menjadi salah satu perusahaan yang punya daya tarik besar bagi pekerja. Tapi tahukah kamu bagaimana Google mengelola karyawan. Berikut ini Inc mengungkapkan beberapa kultur yang dibangun Google dalam mengelola karyawannya.

Sampaikan visi dengan jelas

Penting bagi tiap karyawan untuk tahu tujuan perusahaan tempat mereka bekerja. Ketika mereka tahu dengan jelas arah perusahaan, pekerjaan mereka pun memiliki tujuan yang jelas.

Pernyataan visi memberi karyawan petunjuk untuk ide-ide baru. Ketika dikomunikasikan dan diteguhkan secara efektif, visi tersebut akan lebih dari sekadar kata-kata formal dan lebih seperti suatu tujuan. Visi yang jelas membuat karyawan tahu nilai-nilai perusahaan, fokus dari misi perusahaan, dan pekerjaan yang harus diprioritaskan.

Mendorong karyawan untuk mengambil risiko

Kemampuan suatu tim untuk mengambil risiko berhubungan dengan kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar, efektivitas dan perkembangan tim akan meningkat.

Namun tanpa rasa aman secara psikologis, kemauan sebuah tim untuk mengambil risiko akan berkurang dan karyawan pun akan ragu untuk mengambil keputusan. Maka itu, Google menciptakan lingkungan di mana karyawan dipuji karena telah mengambil risiko.

Beri pekerja kebebasan

Kuncinya adalah job crafting, konsep memberdayakan karyawan dengan cara menyesuaikan pekerjaan mereka dengan pribadi tiap pekerja. Riset menunjukkan, job crafting membuat tingkat partisipasi dan kepuasaan pekerja lebih meningkat.

Cari pekerja dengan motivasi intrinsik tinggi

Sulit menginspirasi seseorang yang pada dasarnya tidak memiliki motivasi pribadi. Ini sebabnya Google mempekerjakan orang yang penuh rasa ingin tahu dan suka belajar.

Pola pikir ini terus didorong selama bekerja di Google. Pola pikir yang terus berkembang ini dipercaya bisa menghasilkan kecerdasan dan talenta seiring berjalannya waktu melalui proses membuat dan belajar dari kesalahan.

Rekomendasi

Terkait