real
        time web analytics

Info

Stres Itu Ada Tahapan-Tahapannya


TOPCAREER.ID – Apakah Anda mengetahui stress itu ada tahapan-tahapannya? Banyak yang belum mengetahui tahapan stres yang dikenal sebagai sindrom adaptasi umum (GAS). Ketika Anda memahami tahapan stres, akan lebih mudah untuk mengidentifikasi tanda-tanda stres kronis dalam diri.

Dilansir dari situs Health Line, tahapan stres ini dikemukakan oleh Hans Selye, seorang dokter dan peneliti medis dengan mengamati serangkaian perubahan fisiologis pada tikus setelah mereka mengalami stres.

Hans mengidentifikasi tahap-tahap ini sebagai alarm, resistensi, dan kelelahan.

1. Alarm

Reaksi alarm mengacu pada gejala awal tubuh ketika stres. Reaksi alami ini mempersiapkan Anda untuk melarikan diri dalam situasi berbahaya.

Denyut jantung meningkat, kelenjar adrenalin melepaskan kortisol (hormon stres) dan Anda menerima dorongan adrenalin yang meningkatkan energi. Terjadi respons melawan atau lari di tahap ini.

2. Tahap Resistensi

Setelah peristiwa menegangkan, tubuh mulai memperbaiki dirinya sendiri. Ini melepaskan jumlah kortisol lebih rendah, detak jantung dan tekanan darah Anda mulai normal. Tubuh memasuki fase pemulihan tetapi tetap dalam kondisi siaga tinggi untuk sementara waktu.

Jika stres teratasi, tubuh akan terus memperbaiki diri sampai kadar hormon, detak jantung, dan tekanan darah mencapai keadaaan pra-stres. Tahap resistensi ditandai dengan sifat yang lekas marah, frustasi, dan konsentrasi yang buruk.

Jika stres tidak teratasi, akhirnya tubuh akan beradaptasi dan belajar bagaimana hidup dengan tingkat stres yang lebih tinggi. Tubuh mengalami perubahan yang tidak disadari dalam upaya mengatasi stres.

Tubuh akan tetap mengeluarkan hormon stres dan tekanan darah tetap tinggi. Jika tahap resistensi berlanjut tanpa jeda, ini dapat menyebabkan tahap kelelahan. 

3. Tahap Kelelahan

Tahap ini adalah hasil dari stres yang berkepanjangan. Mengalami stres untuk waktu yang lama dapat menguras energi, emosi, dan mental hingga tubuh tidak lagi memiliki kekuatan untuk melawan stres. Anda mungkin menyerah dan merasa tidak ada harapan.

Kelelahan ditandai dengan energi habis, depresi, kegelisahan, toleransi stres menurun, sistem kekebalan tubuh.

 

Rekomendasi

Terkait