real
        time web analytics

Info

Survei: 4 dari 10 Milenial Enggan Ambil Jam Makan Siang


TOPCAREER.ID – Jam makan siang jadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh para pekerja kantoran. Tapi, menurut survei yang dilakukan Tork-produsen kertas serta tisu untuk makanan-empat dari 10 milenial takut mengambil jam istirahat makan siang.

Padahal, jam makan siang penting untuk Anda yang sibuk demi mengisi perut. Apalagi, menurut survei Draugiem Group pada Maret 2019, otak enggak bisa bekerja dengan baik tanpa adanya asupan gizi. Bahkan, pekerja yang mengambil jam istirahat makan siangnya, lebih sukses dalam bekerja.

Tapi, kenapa ya para milenial ini malah enggak ambil jam makan siang saat ngantor? Dilansir Bustle, ternyata hal ini disebabkan sentimental dan anggapan enggak produktif, enggak bekerja keras, dan dinilai lemah oleh senior di kantor.

Hasil tersebut didapat dari survei kepada 1.600 pekerja di Amerika Serikat dan Kanada, yang dilakukan pada Desember 2017 bersama KRC Research. Mereka terdiri dari generasi baby boomers, generasi X, dan milenial yang berusia 18 sampai 35 tahun.

Dalam survei itu, peserta diminta mengungkapkan rasa nyaman mereka saat bekerja sampai jam istirahat makan siang tiba. Dari jawaban yang diberikan, milenial mengaku takut dihakimi senior jika mengambil jatah jam makan siang.

Padahal 62 persen dari milenial berharap jam istirahat makan siang mereka lebih panjang. Sampai-sampai, 16 persennya rela gajinya dipotong demi mendapatkan jam makan siang yang lebih panjang.

Di sisi lain, cuma satu dari 10 baby boomers yang merasa takut mengambil jam istirahat makan siang, dengan 46 persennya berharap mendapatkan jam istirahat makan siang yang lebih panjang.

Ketakutan milenial ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Karena survei dari Tork ini juga melaporkan bahwa satu dari tiga pemimpin perusahaan menilai pekerjanya pemalas jika mengambil jam istirahat makan siang.

 

Rekomendasi

Terkait