real
        time web analytics

Info

Ciri-Ciri Kamu Seorang Workaholic


TOPCAREER.ID - Sebuah penelitian baru-baru ini dari Simon Fraser University, University of Pennsylvania dan University of North Carolina, menggambarkan ciri seorang workaholic dan risiko kesehatan yang mungkin dialaminya.

Para peneliti melakukan survei terhadap 763 karyawan dari sebuah perusahaan konsultan keuangan internasional dan menganalisis jumlah jam kerjanya setiap hari. Ada tiga indikator yang menandakan bahwa kamu adalah seorang workaholic. 

1. Selalu ingat pekerjaan

Kalau kamu terus menerus berpikir tentang pekerjaan, di mana pun dan kapan pun -- kamu sudah masuk jerat toxic workaholic. Kalau memang begitu, coba untuk sedikit rileks dan bersantai, kamu harus bisa menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan personal. Bahkan, jika sedang libur kamu bisa saja memberi jeda pada apa saja yang berkenaan dengan pekerjaan, biar tenang.

2. Sulit bersantai

Bahkan setelah 5 hari jam kerja, kamu tetap rela untuk bekerja remote atau memantau pekerjaan saat weekend. Kalau kamu bekerja di perusaaan dengan pola kerja seperti ini, waktu santai jadi barang mewah yang sulit didapat. 

Pikiran kamu Kn terlalu dibebani pekerjaan yang belum selesai. Rasanya, kamu bahkan sudah lupa kapan terakhir kali bisa meninggalkan kantor tepat waktu. 

3. Bekerja cuma demi gaji

Apakah kamu merasa bersemangat saat bekerja di kantor setiap hari? Atau kamu merasa pekerjaanmu cukup memuaskan? Jika jawabannya iya, ada sedikit harapan untuk kamu. 

Namun kalau kamu bekerja bak robot demi mengejar gaji semata, tandanya kamu terjebak dalam jerat toxic workaholic. Tanda yang paling jelas adalah enggak lagi mendapat kepuasan batin atau excitement dalam bekerja. 

Para peneliti menunjukkan bahwa seorang workaholic cenderung mengembangkan sindrom metabolik. Beberapa di antaranya bahkan berpengaruh pada kondisi kesehatan yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. 

 

Rekomendasi

Terkait