real
        time web analytics

Info

Kritik Gerakan 1.000 Start Up


TOPCAREER.ID – Beberapa waktu lalu pemerintah sempat menggalakan program Gerakan 1.000 Start Up. Sayangnya program tersebut dikritik beberapa kalangan. Kenapa bisa?

Bukan rahasia jika start up diyakini sebagai bisnis yang tak mudah. Tak sedikit pelaku start up di Tanah Air yang sudah berguguran. Beberapa pengamat menilai mendirikan sebuah start up memang tak semudah membalikan telapak tangan.

Heru Sutadi pengamat dari Indonesia ICT Insitute mengatakan, untuk menjadi start up yang benar-benar bisa bersaing di bisnis digital sekurangnya membutuhkan waktu dua tahun. Selama periode tersebut, start up masih harus "puasa" karena masih belum mendapatkan pendapatan.

"Dari kebanyakan start up yang ada, kriterianya adalah dua tahun. Pada saat itu start up masih harus puasa dan masih dalam tahap mendapatkan jumlah pengguna. Selain itu pada rentang waktu tersebut start up masih harus mengiklankan layanannya," ungkap Heru.

Ia sendiri mengkhawatirkan, merebaknya start up yang saat ini diprogramkan oleh pemerintah melalui Gerakan 1.000 Start Up akan menghasilkan start up yang hanya akan berjalan di tengah jalan. Ia mengibaratkannya sebagai sebuah balon yang gampang pecah.

"Harusnya kita jangan terjebak dalam jumlah atau kuantitas, tapi lebih ke kualitas dan layanan yang memang dibutuhkan. Saya khawatir merebaknya start up jadi semacam buble yang gampang pecah," lanjutnya.

Menurut Heru, seharunya ada pembinaan yang baik dan keberpihakan pemerintah dalam membantu start up lokal yakni dengan cara menyiapkan ekosistem dan menghadirkan pusat inkubator start up nasional. Melalui pusat inkubator, start up tersebut kemudian dibina, diberikan pelatihan, kemudian disosialisasikan.

Adapun untuk membangun start up, dibutuhkan modal yang harus bisa mencukupi kebutuhan operasional. Selama ini, menurut Heru, start up terkadang terlalu percaya diri bahwa layanannya akan laku dan bisa mendapatkan suntikan dana dari investor.

Namun demikian, bisnis digital berupa start up masih dianggap cukup menjanjikan selama bisa menjalani proses yang cukup panjang mulai dari dikenal oleh banyak orang hingga bisa menghasilkan uang secara mandiri.