real
        time web analytics

Info

Menkes Bilang KPPS Meninggal karena Kelelahan


TOPCAREER.ID – Pasca Pemilu 2019, publik dikejutkan dengan meninggalnya ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) saat rekapitulasi hasil Pemilu. Menteri Kesehatan Nila Moeloek pun angkat suara menanggapi hal tersebut.  

Menkes menilai kemampuan tubuh manusia tidak mungkin bekerja selama 24 jam tanpa istirahat. Anggota KPPS yang meninggal pada saat rekapitulasi hasil pemilu 2019 di sejumlah daerah sebagiannya dikarenakan kelelahan.

“Secara medis (meninggalnya-red) karena kelelahan. Harusnya diperhatikan, tidak mungkin kan kita bekerja 24 jam,” kata Menkes.

Menurut Menkes, selain dalam keadaan capek dan stres dengan pekerjaannya merekapitulasi hasil pemilu, para korban meninggal bisa jadi karena mengidap penyakit berat sebelumnya. Misalnya hipertensi, akan lebih berisiko terjadi kondisi fatal jika bekerja 24 jam tanpa istirahat dengan beban kerja berat.

Menurut data Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Selasa (23/4), jumlah anggota KPPS yang meninggal 119 orang, dan 548 dilaporkan sakit. Sebagian dari mereka dilaporkan meninggal karena kelelahan.

Menkes pun telah memerintahkan seluruh dinas kesehatan (dinkes) untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan kesehatan semua KPPS terjaga. "Kami sudah bersurat ke seluruh (dinas kesehatan-red), sudah bergerak. Semua KPPS dijaga kesehatannya sekarang," kata Nila Moeloek.

Rekomendasi

Terkait