real
        time web analytics

Info

Olahraga Tingkatkan Kesuksesan Kerja dan Bisnis, Kok Bisa?


TOPCAREER.ID – Olahraga bisa menjadi salah satu jalan pendukung kesuksesan. Loh, kok? Johnny Quach, wakil presiden AirHelp percaya kecintaannya pada tenis meja dapat membantunya menumbuhkan keterampilan yang berharga untuk pekerjaannya. 

Quach sendiri mulai bermain tenis meja sejak 2014. Saat ini, ia bermain tenis meja sekitar lima belas jam dalam seminggu. Menurut Quach, ada beberapa alasan mengapa tenis meja dan olahraga lainnya dapat membantu wirausahawan atau eksekutif menjadi lebih efektif di tempat kerja. 

1. Lebih menghargai persiapan 

Quach, seperti kebanyakan pemain tenis meja lainnya menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempersiapkan apa yang mungkin terjadi dalam permainan. Namun, dalam permainan tenis meja hanya perlu sepuluh poin untuk memenangkan sebuah pertandingan. 

“Anda berlatih lebih dari dua puluh tembakan berbeda yang mungkin Anda gunakan dalam sepuluh poin itu," katanya. 

Demikian pula bagi seorang pengusaha atau manajer. Mereka dapat menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempersiapkan pertemuan dengan klien besar, peluncuran produk atau presentasi utama. Padahal, momen besar mereka tersebut mungkin hanya berlangsung beberapa menit saja. “

2. Merangkul kekacauan 

Seorang pemain tenis meja mendapat dua servis seperti lawannya. Menurut Quach, servis ini menunjukkan satu-satunya saat seorang pemain memiliki kendali 100 persen atas apa yang terjadi. Sisa permainan ini kacau, mirip seperti pekerjaan sehari-hari di perusahaan yang dapat bergerak cepat. 

"Bekerja di perusahaan yang tumbuh cepat, serta bermain ping pong, ada banyak pesanan, dan ada banyak kekacauan," kata Quach. "Sebagai startup, Anda harus selalu mencoba untuk memesan hal-hal yang Anda pahami, tetapi ... ada kekacauan tak terbatas yang selalu mengejar Anda,” lanjutnya. 

3. Lebih menghargai rekan kerja 

Seperti kebanyakan olahraga kompetitif lainnya, pemain tidak bisa berlatih tenis meja seorang diri. Mereka harus memiliki lawan dalam sebuah permainan. Demikian pula bagi seorang pemimpin dan manajer, mereka harus bekerja dengan anggota tim untuk mencapai keberhasilan. Bahkan hal ini juga berlaku bagi seorang wirausahawan yang berhubungan dengan pelanggan, klien dan distributor. 

"Orang-orang terus memberi Anda arahan, atau umpan balik yang membangun," kata Quach. 

4. Terbiasa menghadapi persaingan 

Quach telah terbiasa berkompetisi di beberapa turnamen tenis meja di Los Angeles. Dia dilatih selama berbulan-bulan untuk memenangkan satu game. Hal ini juga bisa dialami startup yang melakukan semua waktu dan sumber dayanya untuk sebuah proyek besar. 

“AirHelp sebagai perusahaan, yang diposisikan di pasar apa adanya, sangat kompetitif. Salah satu alasan utama mengapa kami jauh lebih maju, adalah kami terus bekerja pada diri sendiri sebagai perusahaan,” katanya. 

5. Belajar dari pelatih 

Pengusaha yang ingin sukses dapat meminta bantuan seorang mentor untuk dapat membantu mereka memecahkan masalah bisnis yang sulit. Meskipun mereka memiliki kesempatan untuk menyelesaikan masalah ini sendirian, seorang guru yang baik akan membantu mereka menemukan solusi lebih cepat. 

 

Rekomendasi

Terkait