real
        time web analytics

Info

Penerbangan Zero Gravity, Berbahayakah?


TOPCAREER.ID – Istilah penerbangan zero gravity, dalam beberapa hari belakangan mencuat lantaran kasus pencabutan lisensi single engine milik Vincent Raditya, pilot sekaligus vlogger. Bagi yang belum tahu, apakah maksudnya penerbangan zero gravity?

Dirangkum dari beragam sumber, zero gravity merupakan sebuah momen di mana tubuh tidak merasa ada beban atau melayang bebas. Hal ini, umumnya terjadi pada astronot yang sedang berada di luar angkasa. Meskipun, pada saat di bumi, seseorang pun juga bisa merasakannya.

Salah satu caranya adalah saat melakukan penerbangan di dalam pesawat. Saat kondisi pesawat menukik atau mengalami turbulensi, beban akan lebih ringan daripada biasanya. Manuever inilah yang membuat keadaan tubuh serasa seperti tidak memiliki beban.

Fadjar Nugroho, pilot sekaligus instruktur penerbangan menjelaskan soal sejumlah pesawat dengan kapasitas manuver masing-masing. Setiap pesawat memiliki ketahanan beban yang berbeda-beda.

"Ada beberapa kategori pesawat, yang paling sering anda lihat dipakai secara umum untuk latihan, ada yang bilang capung, pesawat latihan ini masuk kategori normal atau utility category. Ada pesawat aerobatic category, commuter category bisa menampung sampai 19 kursi penumpang. Ada kategori transport, contohnya Airbus a330 wide body, a330-200, masuk transport category," ujarnya dalam sebuah video di akun Instagram resminya.

Fadjar menjelaskan, bahwa pesawat jenis utility category, termasuk Cessna 172 dapat menahan beban zero gravity.

"Dari kategori itu (normal category) pesawat punya tanggungan atau load tertentu, normal diwajibkan menahan beban 3,8 g dan -1,52 g. Apapun beban yang dtahan oleh pesawat antara -1,52g sampai +3,8 g manuver aman. Di luar +3,8 dan di bawah -1,52 diluar sertifikasi yanbg diberikan," tambahnya.

Pakar penerbangan sekaligus anggota Ombudsman RI, Alvin Lie mengatakan bahwa penerbangan zero gravity tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Hal ini, karena kondisi pesawat yang menukik sehingga seolah-olah gravitasi tidak terasa lagi.

Zero gravity  tidak bisa dilakukan sembarang orang terlatih khusus, itu untuk latihan astronot. 0 gravity kan dibuat, simulasi, sebab ketika ketika terbang di luar angkasa bumi ketika daya gravitasi tidak terasa lagi," ujar Alvin.

Pengalaman zero gravity dalam penerbangan ini umumnya memang dijadikan sebuah rekreasi atau joy flight. Sejumlah orang yang berpengalaman, melakukan hal ini hanya untuk kesenangan.

Di platform YouTube misalnya, zero gravity seringkali digunakan untuk bersenang-senang dan mencoba kehilangan beban saat berada di udara. Ada juga yang merasakannya untuk aerobatic flight atau atraksi khusus.