TopCareerID

Lima Kesalahan yang Tidak Disadari dalam Berkarir

TOPCAREER.ID – Entah disadari atau tidak, kita terkadang sangat percaya diri dengan karir yang sudah kita miliki. Kita yakin karir kita akan berkembang dengan baik. Kita juga pasti akan berusaha untuk menghindar dari kesalahan yang mahal dalam berkarir di perusahaan.

Namun, penilaian dari setiap perusahaan dengan bermacam-macam atasan yang berbeda-beda memang sangat tricky. Membuat kita terkadang hanya bisa menebak-nebak hal apa yang akan kita terima dari perusahaan. Promosi kenaikan jabatan atau justru turun jabatan dan bahkan kehilangan pekerjaan.

Walaupun karir meupakan hal yang tidak pasti, namun itu adalah sumber kelangsungan hidup. Bagi kebanyakan orang, punya karir adalah bagian dari harga diri.

Oleh karena itu kita akan berusaha menghindari kesalahan-kesalahan dalam bekerja. Namun bagaimana dengan kesalahan yang kita tidak sadari bahwa kita telah melakukannya. Dikutip dari endthrive.com ada beberapa contoh kesalahan yang pada umumnya tidak terasa dilakukan dalam bekerja.

Kesalahan Pertama: Menerima Begitu Saja Apa Yang Diberikan Perusahaan
Banyak orang yang cenderung pasrah menerima begitu saja apa yang diberikan oleh perusahaan. Terutama gaji. Kebanyakan karyawan enggan untuk mengajukan negosiasi perbaikan penghasilan hanya karena takut ditolak dan takut perusahaan akan memberi cap jelek pada dirinya. Padahal kenaikan gaji yang diajukan walupun hanya sedikit akan sangat berpengaruh untuk masa depan terhadap kenaikan gaji tahunan dan perhitungan bonus.

Jika kamu merasa bahwa sudah memberikan kontribusi maksimal disertai dengan banyak tambahan ketrampilan yang dimiliki, jangan ragu untuk mengajukan kenaikan gaji atau jabatan. Buatlah diri Anda merasa nyaman dan percaya diri saat menjual diri Anda kepada perusahaan.

Kesalahan Kedua: Menjelekkan Perusahaan Tempat Anda Bekerja
Jangan pernah mengumbar kejelekkan perusahaan tempat kamu bekerja kepada siapapun, bahkan kepada teman di luar kantor. Efeknya akan sangat buruk bagi kamu. Sebenci apapun kamu dengan pekerjaan atau tempat kerja yang sekarang, masih ada banyak cara elegan untuk menyikapinya. Kamu juga bisa mengajukan pengunduran diri secara baik-baik.

Ketika kamu menjelek-jelekan perusahaan dan mengatakannya ke mana-mana, akan sulit karirmu berkembang, bahkan jika ingin pindah ke tempat baru. Bisa jadi kamu akan terhambat, karena perusahaan lain yang kamu lamar tentunya akan menghubungi tempat kerja yang sekarang dan akan menanyakan bagaimana sikapmu di sana.

Kesalahan Ketiga: Merasa terlalu nyaman
Dalam berkarir kita harus selalu memikirkan keterampilan apalagi yang harus kita kuasai agar bisa berkembang. Jika perusahaan menawarkan kesempatan untuk belajar pada semacam pelatihan, jangan pernah menolaknya. Kesalahan yang umum dilakukan orang adalah mereka terlalu merasa nyaman dengan apa yang sudah didapat. Mereka enggan mengembangkan diri. Jika ingin terus maju dalam berkarir, kamu harus mengikuti perkembangan zaman dan selalu menambah ketrampilan.

Di era milenial yang serba kompetitif seperti sekarang banyak pesaing yang mencari kesempatan untuk meningkatkan karir, jangan sampai terjebak di zona nyaman dan tertinggal.

Kesalahan Keempat: Terlalu percaya diri
Menjadi pemimpin yang sukses dalam sebuah tim kerja, bukanlah hal yang sepele. Mereka yang sukses memimpin telah melalui banyak pengembangan diri bahkan kegagalan. Jadi ketika kamu sudah menjadi pemimpin, jangan besar kepala bahwa skill yang kamu miliki alami dari dalam diri sendiri. Jika kamu terlalu sombong seperti itu, akan membawa aura dan sikap yang kurang baik . Juga akan terkesan menyepelekan kesempatan-kesempatan pengembangan ketrampilan yang perusahaan tawarkan.

Vince Lombardi, seorang coach terkenal di Amerika mengatakan, “Seseorang yang sudah berada di puncak, bukan karena tiba-tiba ia berada di sana, namun ia sudah menjalani jatuh bangun usaha untuk mencapai di sana.”

Kesalahan Kelima: Memutus networking
Jika kamu memutuskan networking dengan kolega-kolega setelah mendapat pekerjaan yang kamu inginkan, kamu salah. Karena banyak keuntungan dalam menjaga netwroking bagi perkembangan karir dan profesionalitas. Kamu harus ingat, membangun koneksi sangatlah penting. Sebab akan banyak membantumu dalam mengembangkan karir. Memutus networking bisa menjadi kesalahan besar dalam mengembangkan karir.

Itulah beberapa kesalahan yang terkadang tidak terasa sudah dilakukan, yang bisa menghambat perkembangan karir. Kamu harus lebih jeli dan peka terhadap apa saja yang kamu lakukan dalam bekerja dan mengembangkan karir. Selama kamu bisa mengetahui kesalahan yang kamu buat dan tahu bagaimana mengatasinya, Anda akan terus maju.*

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version