TopCareerID

3 Langkah Temukan Kreativitasmu

Topcareer.id – Sebuah penelitian menunjukkan, berpikir kreatif dapat meningkatkan aktivitas otak, membantu mengatasi stres, dan meningkatkan kesehatan. Bagi mereka yang telah meyakinkan diri mereka sendiri bahwa mereka bukan kreatif, manfaat ini mungkin akan di luar jangkauan — tetapi ketika kamu mendefinisikan kembali makna kreativitas, kemungkinan menjadi tidak terbatas.

Saat kamu mengizinkan dirimu menjadi seorang yang kreatif, dan percaya, maka seluruh pemikiran inovatif, ekspresi diri, dan kegembiraan akan terbuka bagi kamu. Berpikir kreatif adalah proses melihat situasi dari perspektif baru untuk menghasilkan solusi baru. Nah, bagaimana caranya agar kamu tahu bahwa kamu adalah seorang yang kreatif atau tidak?

Temukan bentuk kreatifmu
Langkah pertama yang kamu lakukan adalah menemukan cara khusus untuk mengekspresikan diri. Untuk mengetahui bentuk kreatif kamu yang unik, coba tanyakan pada diri sendiri pertanyaan pemula ini:

Apa yang memberi saya berarti?
Apa yang membuat saya senang?
Di lingkungan atau situasi apa saya membuat saya tertarik?
Apa yang membuat saya unik?
Apa yang teman saya sukai dari saya?
Apa yang saya khayalkan?

Miliki karya seni
Setelah mengetahui bentuk kreatif kamu, saatnya menganggap dirimu sebagai seorang seniman. Sebagai seorang seniman, penting untuk tahu kelebihan kamu.

Misalnya, mungkin kamu adalah teman yang penuh perhatian. Itu luar biasa. Sekarang, tanyakan pada diri sendiri seperti apa hubungan pertemanan dengan Anda. Bagaimana dengan interaksi kamu dengan orang? Jawaban kamu mungkin: Saya dapat dipercaya, saya suka menyemangati teman-teman saya, saya senang memberi nasihat kepada orang-orang, saya menikmati memikirkan cara-cara untuk membuat teman-teman saya merasa penting. Banggalah dengan segala keunikan yang kamu miliki.

Tantang diri Anda untuk berpikir out of the box
Setelah kamu menguasai kreativitas, keajaiban dapat dimulai. Kreativitas menjadi semakin kuat ketika kamu berpikir out of the box, dan mengeksplorasi cara-cara baru untuk mengekspresikan bakat Anda. Misalnya, jika kamu merasa kreatif ketika menghabiskan waktu di alam, bagaimana apakah kamu bisa menemukan kegembiraan?

Di dunia di mana kita terus dibombardir dengan gambar, video, dan soundbite, ekspresi kreatif mudah sekali bagi kita untuk membunuh bakat kita sendiri. Sebaliknya saat melihat orang-orang brilian di layar film atau di media sosial, berpikirlah kalau kamu pun bisa seperti mereka.

Exit mobile version