TopCareerID

Ini Saran Buat yang Ingin Ubah Karier di Umur 30-an

Topcareer.id – Pernah berpikir untuk berubah haluan karier di umur 30-an? Itu normal. Faktanya, menurut studi tahun 2015, 73 persen dari mereka yang berusia 30-an mengatakan ingin mengubah karier. Namun banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum akhirnya benar-benar berubah haluan.

Studi yang dikutip dari laman The Ladders menyatakan, 43 persen dari mereka yang ingin mengubah karier menyebut kurangnya keamanan finansial sebagai penghalang utama, sedang 36 persen lainnya khawatir kurang pengalaman.

Amanda Augustine, pakar karier dan juru bicara TopResume memiliki saran terbaik untuk menghadapi problem ini.

Pahami apa yang sedang tren di industri

Lihat iklan pekerjaan di portal karier khusus untuk industri barumu. Pelajari bagaimana merekrut manajer yang digambarkan untuk posisi itu. Kata kunci apa yang sering kamu lihat? Perhatikan, dan pastikan kamu tahu apa artinya.

“Kamu dapat mem-follow para pemimpin industri dan influencer di media sosial untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik pada kata kunci industri dan mengejar berita terbaru yang memengaruhi perusahaan,” kata Augustine dalam The Ladders.

Kemudian, terapkan kata kunci tersebut ke resume dan profil profesionalmu. “Kamu akan terkejut betapa banyak keterampilanmu yang dapat diterjemahkan ke dalam industri baru. Kamu mungkin perlu mengubah isitilah yang kamu gunakan untuk menggambarkannya,” ucap Augustine.

Perhitungkan koneksimu

Hanya karena kamu belum mengenal banyak orang di bidang baru ini, bukan berarti kamu tidak dapat memanfaatkan jaringan kuat yang telah kamu bangun bertahun-tahun. Jika kamu ragu untuk bertanya, pertimbangkan bagaimana kamu dapat membantu orang lain terlebih dahulu.

“Seperti halnya hubungan apapun, tujuannya ya untuk memberikan nilai sebelum kamu mulai meminta bantuan,” kata Augustine.

“Jika kamu mempertimbangkan perubahan dan ingin memanfaatkan keahlian atau orang di kontak, mulailah dengan membangun kembali hubungan. Jangan pernah menelepon seseorang yang tidak dikenal dan mulai meminta bantuan,” jelasnya.

Putuskan persetujuan apa yang ingin dilakukan

Tidak apa-apa jika kamu khawatir menjadi pemula lagi. Terutama jika itu berarti mencari posisi yang lebih rendah daripada yang kamu miliki saat ini, potongan gaji, atau mengambil kelas community college di ruangan yang penuh dengan anak berusia 18 tahun.

Akui perasaanmu, tetapi ingatkan diri bahwa kamu memiliki keberanian untuk mengoreksi dan ikuti jalan menuju pekerjaan impian.

“Ingat bahwa kadang-kadang perlu untuk membuat gerakan lateral, atau bahkan langkah ke bawah, untuk bergerak ke atas di jalur yang benar. Terima fakta ini, dan kamu sudah dalam kondisi yang lebih baik,” tutur Augustine.

Augustine menambahkan, coba evaluasi kembali keuanganmu dan kenali area-area di mana kamu dapat mengurangi pengeluaran agar transisi ini terasa mudah. “Jika kamu bersemangat tentang arah baru ini, semua kerja keras ini tidak akan sia-sia.”*

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version