TopCareerID

5 Keuntungan Memiliki Bos Kejam

Topcareer.id – Apakah kamu merasa atasanmu bersikap kejam sampai kamu terpikir untuk mengambil cuti atau bahkan resign? Itu wajar.

Penelitian yang dilakukan oleh Robert Sutton mengungkapkan 75% karyawan menganggap atasan adalah penyebab utama mereka stres ketika bekerja.

Tetapi memiliki atasan yang kejam tidak selamanya berdampak negatif bagi diri kita. Yuk, kita simak keuntungan apa saja yang kita dapat jika bekerja dengan atasan yang kejam.

Belajar bertanggungjawab

Atasan yang kejam jarang memberi bantuan, arahan, atau pujian terhadap keberhasilan yang kamu lakukan. Jadikanlah hal ini sebagai alasan untuk meningkatkan motivasi dan tanggung jawab dalam diri kamu.

Setiap harinya, bayangan atasan yang akan mengomeli kamu pasti sudah terngiang-ngiang. Ini bisa membuatmu lebih berhati-hati mengerjakan semua tugas yang diberikan.

Melatih kesabaran

Atasan kejam juga cenderung tidak sabaran. Mereka hanya ingin semua pekerjaan dilakukan dengan cepat dan benar.

Dengan sering menghadapi hal ini, kesabaran kamu akan terlatih. Kamu juga bisa membaca pikiran orang dari bahasa tubuh yang mereka tampilkan.

Belajar meminimalisir konflik

Terkadang emosi atasan sering meledak seketika hanya karena hal-hal kecil. Jadi penting untuk kamu mengatahui kapan waktunya berbicara, dan kapan kamu harus diam.

Ini akan membuat kamu fokus pada target besar dan pintar meminimalisir konflik dalam organisasi.

Belajar bekerja sama

Penting untuk diingat bahwa ada karyawan lain juga yang mengalami situasi sama. Ini berasti kamu memiliki kesempatan untuk saling mendukung menghadapi tantangan ini.

Atasan yang kejam sebenarnya memotivasi anggota tim untuk saling mengikat dan memberikan bantuan satu sama lain. Mereka tahu bahwa mereka tidak akan menerima perhatian positif dari atasan mereka.

Pengalaman berharga

Meskipun memiliki atasan yang kejam bukanlah situasi yang ideal, kamu dapat memanfaatkannya sebaik mungkin jika belum siap untuk berhenti dan pindah ke pekerjaan lain.

Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran berharga. Catat hal-hal yang membuat atasan kamu marah, dan gunakan pengalaman itu untuk meningkatkan keterampilan manajemen diri kamu.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version