TopCareerID

Cara Menghadapi Bos yang Terlalu Banyak Menuntut

Ilustrasi. Sumber foto: Daily Hunt

Ilustrasi. Sumber foto: Daily Hunt

Topcareer.id – Memiliki bos yang workaholic di tempat kerja selalu menjadi tantangan tersendiri bagi para karyawan.

Permintaan atasan yang bertubi-tubi demi mempertahankan standar kerja super tinggi, bisa merusak keseimbangan pekerjaan bahkan kehidupan pribadi.

Dikutip dari blog.kickresume.com, Kamis (24/10/2019), ada beberapa tips untuk menghadapi situasi semacam ini. Beberapa di antaranya mungkin bisa kamu pakai untuk menghadapi bos kamu.

Jangan mengalah
Bukan berarti tidak hormat, tetapi jika kamu mudah mengalah kepada mereka, maka perilaku mereka akan berlanjut dan menjadi lebih buruk. Mereka jadi tidak menyadari kalau mereka terlalu menekan kamu.

Beri ide alternatif
Pertimbangkan apa yang mungkin bisa membantu kamu, dan bawalah ide atau saran itu ke atasan kamu. Ini tidak hanya bisa membantu membangun hubungan kerja yang lebih baik, tetapi juga bisa meningkatkan kinerjamu di perusahaan.

Baca juga: 5 Keuntungan Memiliki Bos Kejam

Sejajarkan harapanmu dengan harapan mereka
Pastikan bahwa harapan kamu selaras dengan manajer kamu. Ketika kamu mendiskusikan suatu proyek, tegaskan bahwa kamu sudah mendokumentasikan bukti permintaan mereka yang sebenarnya.

Ingatkan mereka pada kesuksesanmu sebelumnya
Atasan pasti melacak keberhasilanmu. Penting bagi kamu untuk mengingatkan atasan tentang kesuksesanmu. Ketika mereka diberitahu tentang apa yang telah kamu lakukan dengan baik, mereka akan lebih cenderung memuji dan menghargaimu.

Mengadopsi perspektif mereka
Coba ingat-ingat jika manajer banyak menuntut, mungkin ada alasan mendasar untuk itu. Mungkin mereka melihat keunggulan dalam dirimu. Coba berpikir positif dulu.

Jujur
Penting untuk mempertimbangkan apakah atasanmu menuntut sebagai cara untuk mendorong produktivitas, terbelit situasi, atau hanya menggertak.

Jika apa yang bos kamu lakukan tergolong kasus bullying, yang terjadi dalam bentuk kerja berlebihan atau manajemen mikro, penting untuk menanganinya sesegera mungkin.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version