TopCareerID

Tanggung Jawab Media Bikin Konten Berkualitas, Bukan yang Serba Viral

Ilustrasi. Sumber foto: econsultancy.com

Ilustrasi. Sumber foto: econsultancy.com

Topcareer.id – Trending, viral, hot, mungkin kini jadi pertimbangan perusahaan media dalam memproduksi konten-kontennya. Mereka memang bisa jadi hit untuk mengundang pembaca. Tapi, tak selamanya yang viral itu baik diproduksi dan dikonsumsi publik secara kualitas.

Perusahaan media tak bisa selamanya berkutat pada hal viral dan trending untuk ikut selera pasar. Perusahaan media sebagai pemberi informasi perlu menyajikan konten-konten yang berkualitas untuk tetap bisa dinikmati.

Menurut Uni Lubis, Editor In Chief IDN Times, media saat ini memang harus memanfaatkan data dan tools yang beragam dalam menggaet pembaca. Tapi, kata dia, satu kuncinya adalah tetap di tangan editorial.

Baca juga: Era Digital Serba Medsos, Najwa Shihab: Peran Jurnalis Sangat Penting

“Kalau ngomong praktiknya ya, semua jurnalis di IDN Times, termasuk dari reporter sampai pemrednya (pemimpin redaksi) itu wajib minimal membuat satu long form (journalism) per bulan,” kata Uni Lubis dalam acara Social Media Week (SMW) Jakarta 2019, Kamis (15/11/2019).

Ia menambahkan, long form atau laporan panjang yang dibuat itu tak selalu berisi hal-hal yang berkaitan dengan sesuatu yang aktual atau yang baru terjadi kemarin.

Long form (journalism) memerlukan proses yang lebih lama, dengan minimal mewawancara secara lagsung 3 narasumber primer, dengan panjang 750-1500 kata. Disertai grafis pula.

Baca juga: Ini Suka Duka yang Akan Kamu Alami Bila Jadi Jurnalis Televisi

“Jadi dari situ saja, kami sudah berkomitmen untuk tidak terlalu terjebak dengan rutinitas berita harian atau menitan atau jam-jaman, yang sebagian dipengaruhi oleh algoritma dari platform,” ucap Uni.

Menurutnya, tak ada alasan bagi media untuk selalu mengikuti apa yang sedang menjadi tren. Ia mengatakan bahwa media perlu berkomitmen untuk menyajikan infromasi-informasi yang berkualitas

“Dari awal itu menentukan bahwa kita harus punya sesuatu yang mungkin tidak memberikan page views atau traffic yang setinggi yang viral-viral itu, tetapi itu adalah quality content, dan tanggung jawab kita sebagai jurnalis, dan perusahaan media kepada publiknya.” *

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version