TopCareerID

Hamil dan Bekerja? Ini 3 Tanda Kamu Harus Cuti

Ilustrasi (dok. iStock)

Topcareer.id – Kehamilan tentu jadi kabar bahagia yang dinantikan banyak pasangan di dunia. Tapi bagaimana jika si calon ibu merupakan wanita karier? Tentu kebanyakan dari mereka akan tetap melakukan pekerjaan sampai hamil besar.

Bagi wanita karier, tentu bukan perkara mudah untuk meninggalkan kantor dan berisitirahat di rumah sepanjang hari.

Lalu sampai kapan mereka harus bertahan di tempat kerja? Dilansir dari Parents.com, Jumat (10/1/2020), berikut 3 tanda untuk segera mengajukan cuti.

Waktu tidur berantakan
Sulit tidur di malam hari? Hal ini merupakan tanda pertama kamu harus mengajukan cuti. Kurangnya tidur akan mempengaruhi kinerja kamu pada keesokan harinya, termasuk membuat kamu menjadi lamban dan pelupa.

Apalagi jika waktu tidur kamu benar-benar berantakan, mood kamu pun akan turun naik. Semua itu belum termasuk beberapa hal yang terbengkalai di rumah karena kamu harus pergi bekerja. Pikiran pun jadi tambah ruwet.

Duduk dan berdiri tidak nyaman
Sudah mulai merasakan sakit punggung, sekujur tubuh membengkak, dan sesak napas? Itu pasti sangat menyiksa, apalagi jika pekerjaan kamu mengharuskan kamu wara-wiri.

Jadi, jangan menyiksa diri, segera ajukan cuti dan berisitirahatlah dengan tenang di rumah.

Mengalami gejala persalinan dini
Punggung dan perut bagian bawah sudah mulai keram dan sakit? Jangan buang-buang waktu lagi, itu berarti bukan hanya cuti yang kamu butuhkan, tapi juga perawatan medis.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version