Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, August 8, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Mampukah Indonesia Membuat Vaksin Virus Korona?

Ilustrasi coronavirus. (dok. CNN)

Topcareer.id – Merebaknya virus korona Covid-19 membuat setiap orang waspada dan mencoba menggali pengobatan dan vaksin apa yang tepat sebagai antibodi virus ini. Jika WHO menyebut vaksin bakal siap dalam 18 bulan lagi, Indonesia juga mungkin punya formula untuk vaksin virus korona.

Apalagi, menurut peneliti senior Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Prof David H Muljono bukan tak mungkin jika Indonesia mampu membuat vaksin untuk virus korona Covid-19. Namun, perlu melalui proses yang cukup panjang, namun kini dinilai lebih cepat.

“Kalau dulu agak lama ya, sekarang dengan prediksi-prediksi ataupun dengan perhitungan-perhitungan bioinformatika itu kita bisa mendesain vaksin. Hanya saja makin sempurna kalau informasi database dari bioinformatik itu lengkap,” kata Prof David kepada awak media di Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta, Rabu (12/2/2020) kemarin.

Baca juga: Bukti Kepri Bebas Korona, Tour de Bintan 2020 Tetap Digelar

Menurutnya, untuk membuat vaksin yang tepat butuh waktu yang cukup lama, melalui beberapa percobaan dan penelitian yang mendalam. Tapi, kata dia, pembuatan vaksin di Indonesia bisa terus dikembangkan meski tak ada sampel langsung dari penderita wabah virus korona.

“Paling cepat? Itu tergantung, ya. Kalau informasi database sedikit, agak lama, kita buat vaksin belum tentu cocok untuk semua, vaksin itu kan antibodi. Kalau jumlahnya berbeda-beda, apalagi lokasi lain atau susunan virusnya sedikit berbeda, itu butuh waktu dan tentunya butuh pengamatan lebih detail,” ujar dia.

Dalam pemaparannya, Prof David mengungkapkan bahwa LBM Eijkman sudah melakukan pembahasan awal dengan PT Biofarma terkait pengembangan vaksin virus korona Covid-19.  Menurut dia, uji coba pengembangan vaksin di Indonesia nantinya merupakan pengembangan obat herbal asli Indonesia.

Baca juga: Virus Korona Juga Bikin Pasar Smartphone Lesu

“Uji coba pengembangan obat herbal asli indonesia terkait peningkatan imunitas tubuh seperti curcumin dan lain-lain yang bisa pencegahan virus termasuk coronavirus,” katanya.

Nantinya, LBM Eijkman bisa bekerja sama dengan instansi seperti rumah sakit pendidikan dan penelitian seperti di UNAIR yang memiliki BSL3 (Biosecurity Level 3) dan RS pendidikan lainnya. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply