Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, July 6, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Kanada dan Australia Batal Kirim Atlet ke Olimpiade Tokyo 2020

Warga Jepang di depan stadion Olimpiade. (dok. AlJazeera)

Topcareer.id – Komite Olimpiade Internasional (IOC) baru-baru ini membuka opsi untuk menunda penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020, bukan membatalkan. Tapi, tak mau ambil risiko bahaya kesehatan di tengah wabah corona, Kanada dan Australia tidak akan mengirim atlet ke pesta olahraga empat tahunan itu.

Komite Olimpiade kedua negara juga menyerukan agar Olimpiade ditunda hingga 2021.

“Sementara kami mengakui kompleksitas yang melekat di sekitar penundaan, tidak ada yang lebih penting daripada kesehatan dan keselamatan atlet kami dan komunitas dunia,” Komite Olimpiade Kanada dan Komite Paralimpik Kanada mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama, Minggu, (22/3/2020).

“Ini bukan semata-mata tentang kesehatan atlet – ini tentang kesehatan masyarakat.”

Dewan eksekutif Komite Olimpiade Australia bertemu melalui teleconference dan dengan suara bulat setuju bahwa tim Olimpiade Australia tidak dapat dibentuk karena perubahan keadaan di seluruh dunia, menurut komite dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Pandemi Corona, IOC Pertimbangkan Tunda Olimpiade Tokyo 2020

“Para atlet kita sekarang perlu memprioritaskan kesehatan mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka, dan untuk dapat kembali ke keluarga,” jelas Komite, seperti dalam laman CNN.

Ketua Kontingen Australia untuk Olimpiade Tokyo Ian Chesterman mengatakan sudah jelas Olimpiade tidak dapat diselenggarakan pada bulan Juli.

“Para atlet kami luar biasa dalam sikap positif mereka terhadap pelatihan dan persiapan, tetapi tekanan dan ketidakpastian telah sangat menantang bagi mereka.”

CEO Komite Olimpiade Australia Matt Carroll mengatakan para atlet harus bersiap untuk Olimpiade Tokyo pada 2021.

“Para atlet sangat ingin pergi ke pertandingan, tetapi mereka juga membawa kesehatan pribadi mereka sendiri,” kata Carroll kepada wartawan di Sydney, Senin.

Menurut dia, pihaknya perlu memberi kepastian kepada para atlet di saat pandemic virus corona ini, dan itulah yang telah dilakukan.

Dewan IOC mengatakan sedang mempertimbangkan beberapa opsi untuk menangani wabah yang sedang berlangsung, termasuk memodifikasi rencana untuk memungkinkan Olimpiade Tokyo 2020 dimulai sesuai jadwal pada 24 Juli atau mengubah tanggal mulai Olimpiade.

Dewan eksekutif IOC memutuskan membatalkan Olimpiade, dengan mengatakan itu akan menghancurkan impian Olimpiade dari 11.000 atlet dan semua orang yang mendukung mereka, menurut sepucuk surat kepada para atlet dari Presiden IOC Thomas Bach. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply