Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, August 6, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

India Ubah Gerbong Kereta Api Jadi Bangsal Isolasi Pasien Covid-19

kereta

Topcareer.id – India bersiap diri melawan pandemi virus corona. Jawatan Kereta Api India mempersiapkan untuk mengubah gerbong kereta menjadi bangsal isolasi khusus pasien covid-19.

Manajer Umum North Central Railway (NCR) Rajiv Chaudhary, mengatakan bahwa perusahaan mencoba mengubah gerbong di Depo New Delhi menjadi bangsal isolasi untuk pasien khusus virus corona setelah berkonsultasi dengan profesional medis.

“Gerbong kereta yang tidak digunakan akan dikonversi dan diimprovisasi menjadi bangsal isolasi untuk pasien yang menderita Covid-19. Rencana semacam itu dapat membantu kita mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi keadaan darurat apa pun,” katanya dikutip BusinessInsider.in.

Baca juga: Ini Kriteria Pasien yang Diterima Wisma Atlet Kemayoran

Selain itu, semua divisi Kereta Api telah mengidentifikasi gerbong yang akan dijadikan bangsal atau bangunan untuk menyiapkan tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19.

Bangsal pasien Covid-19 di gerbong kereta India. (dok. Livemint)

Demikian juga Perusahaan Katering dan Pariwisata Kereta Api India (IRCTC) sedang menyusun rencana untuk menyajikan makanan di berbagai bagian negara dan rumah sakit, jika diperlukan.

Kepala Public Relations Officer (CPRO) NCR, Ajeet Kumar Singh mengatakan, “NCR telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan operasional untuk mengurangi segala kemungkinan gangguan pada kereta.”

Selain itu, NCR sedang mempertimbangkan perpanjangan wajib Pemeriksaan Medis Paramedis (PME) dari kategori keselamatan dan staf berjalan untuk meningkatkan fasilitas medisnya.

“NCR juga memberikan pelatihan kepada staf paramedis tentang prosedur terkait Covid-19, terutama ventilator. Video yang diposting di situs web Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India digunakan untuk melatih para staf,” kata Chaudhary. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply