TopCareerID

Rose, Thorn, Bud: Metode Refleksi Diri dan Motivasi

Sumber foto: pixabay.com

Topcareer.id – Selama masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19. berada di rumah menjadi sebuah keharusan. Aktivitas ini terkadang bisa membuat kamu stres dan cemas.

Agar lebih tenang, coba gunakan metode Rose, Bud, Thorn sebagai bagian dari aktivitas berpikir kamu. Kamu bisa memulainya dengan memahami beberapa definisinya.

Lalu, bagaimana cara kerjanya?
Ada beberapa cara untuk menggunakan metode ini. Salah satu pendekatannya adalah dengan menggunakan catatan tempel sebagai label untuk menandai kategorinya. Kamu bisa gunakan label pink untuk konsep Rose, hijau untuk Bud, dan biru untuk Thorn.

Setelah itu, aturlah kategori dan poin-poinnya seperti berikut ini:

Rose

Thorn

Bud

Kamu bisa melakukan ini dengan saudara, teman, grup WA, atau sendiri. Untuk hasil yang optimal, cobalah untuk menjaga grup di bawah 15 orang. Ini berguna untuk menghindari pengulangan dan jawaban yang kurang introspektif.

Mulailah dengan menjelaskan tujuan latihan ini dengan membagikan Rose, Thorn, Bud kamu sendiri. Jika kamu merasa terlalu banyak tekanan, rileks! Ini seharusnya menyenangkan dan ingat bahwa apa pun bisa terjadi. Ini adalah permainan yang bebas dari penilaian.

Dalam metode ini, kamu bisa memiliki beberapa Rose, Thorn, dan Bud untuk dishare kepada teman-teman atau saudaramu sebagai anggota group. Setelah selesai sharing, pilih orang berikutnya dan minta dia untuk sharing Rose, Thorn, Bud miliknya. Ingatkan orang ini untuk tetap rileks dan have fun.

Ulangi proses ini sampai semua orang yang terlibat memiliki kesempatan untuk berbagi. Jika kamu melakukan latihan ini di pagi atau sore hari, kamu dapat mengambil inspirasi dari peristiwa kemarin.

Dan jika semuanya berjalan dengan baik, sebuah tema akan mulai muncul, dan kamu dapat mulai mengelompokkannya berdasarkan afinitas (Pemetaan Afinitas).

Tim akan segera melihat area mana yang lebih bermasalah, dan mana area terbaik. Kamu dapat mensintesis informasi ini sehingga rekan satu tim dapat terus saling membantu untuk menambah pemikiran positif dan mengembangkannya dalam bentuk aktivitas.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version