Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, September 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Yuk, Kembali ke Pola Makan Sehat Usai Lebaran

Dok. Shutterstock

Topcareer.id – Meski kebanyakan orang merayakan lebaran tahun ini di rumah saja, alih-alih di kampung halaman, bukan berarti tradisi menyantap hidangan khas ikut sirna. Opor ayam, ketupat, rendang, dan lain-lain tetap tersedia.

Maka, usai libur Lebaran, banyak orang yang bermasalah dengan berat badan. Malah, ada juga yang terserang penyakit kambuhan, seperti diare, lambung, atau influenza.

Yang lebih parah, kalau lburan membuat penyakit degenaratif, macam hipertensi, asam urat, atau diabetes terdeteksi dalam tubuh kamu. Sudah waktunya kembali ke pola makan sehari-hari.

Kalau saat libur Lebaran, kita biasa memakan makanan berlemak, plus kaya santan dan tinggi kandungan gula, pola makan seperti itu sudah harus segera ditinggalkan.

Baca juga: Banyak Makan Santan Saat Lebaran? Netralisir dengan Makanan Ini

Bila tidak bisa, kurangi porsi. Perbanyak sayuran dan buah-buahan. Ikuti juga tren diet para ahli di dunia, menghindari makanan yang berminyak, terlalu manis, mengandung lemak dan karbohidrat tinggi, tapi utamakan protein.

Meski niat sudah mantap, tak berarti godaan untuk menerapkan pola makan sehat lenyap dari pandangan. Bahkan akan terasa berat, karena aktivitas kita mulai padat.

Banyak hal yang direncanakan, seperti olahraga, makan makanan sehat, luput dari agenda. Selain karena waktu yang terbatas, karena tempat dan ketersediaan makanan sehat tak memadai.

Baca juga: Lebaran di Rumah Saja, Pola Makan Sehat Tetap Wajib

Berikut beberapa hal yang bisa kamu terapkan.

Pahami faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya penurunan berat badan

Tiap individu memiliki kecepatan yang berbeda-beda dalam penurunan berat badan. Disebutkan beberapa faktor yang menetukan sukses tidaknya seseorang menurunkan berat badan, antara lain: gaya hidup, level aktivitas fisik, kesehatan dan gen termasuk metabolisme tubuh, tingkatan stres, dan pengalaman berdiet.

Menurut ahli gizi, seseorang hanya boleh menurunkan berat badan kurang dari 20 pon atau sekitar 8,8 kilogram dalam sepekan.

Pilihan makanan yang menyehatkan:

  • Perbanyak makan buah-buahan, sayur, biji-bijian, susu rendah lemak, dan hindari makanan yang mengandung produk susu.
  • Kurangi makanan yang diawetkan, seperti makanan kaleng, daging kering, telur asin.
  • Pilih makanan yang direbus, dikukus atau dipanggang, dibanding makanan yang digoreng.
  • Kurangi garam dan penyedap rasa.
  • Konsumsi sayur dan buah-buahan tinggi serat. * Dari berbagai sumber
the authorAde Irwansyah

Leave a Reply