Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, August 14, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Menerima Tawaran Kerja

Dok. Jobzella

Topcareer.id – Selamat atas keberhasilan kamu mendapat tawaran kerja baru di tengah masa krisis akibat pandemi virus corona. Perjuanganmu mempersiapkan segalanya telah membuahkan hasil.

Lalu, apa yang akan kamu lakukan selanjutnya? Apakah kamu akan menerima pekerjaan tersebut, atau justru sedang terjebak dengan kebimbangan akibat beberapa tawaran lain yang juga datang?

Membuat keputusan ini bisa membuat stres, lho. Kamu harus mempertimbangkan pro dan kontra dari tawaran pekerjaan. Mengutip theundercoverrecruiter.com, Jumat (05/06/2020), Berikut lima faktor yang perlu kamu pikirkan.

Orang-orang kantornya
Karyawan kantor selalu menjadi faktor utama saat menerima tawaran pekerjaan . Kamu akan menghabiskan 8 jam atau lebih dalam sehari dengan orang-orang di kantor itu, sehingga penting mengetahui gambaran tentang tempat kamu bekerja.

Coba cek melalui HRD yang merekrutmu, bagaimana sikap karyawan di kantor tersebut, dan bagaimana cara manajer memimpin mereka.

Budaya
Budaya kerja juga penting. Apakah lingkungan kerja berkolaborasi atau kompetitif? Adakah budaya meritokrasi atau birokratis? Apakah ada tekanan bagi orang untuk tetap lembur, ataukah keseimbangan kehidupan kerja menjadi prioritas?

Kompensasi
Tidak peduli apa kata orang tentang passion dan anjuran mencintai pekerjaan, kompensasi tetap merupakan pertimbangan besar sebelum menerima tawaran pekerjaan. Saat mempertimbangkan kompensasi, lihat di luar gaji pokok. Pikirkan paket keseluruhan dan putuskan apakah secara keseluruhan kompensasi itu adil untuk kamu, berdasarkan kebutuhan hidup kamu.

Pengembangan karier
Diskusikan jalur karier dengan manajer perekrutan. Harus ada landasan untuk tumbuh dan memajukan karier kamu. Pengembangan karier adalah topik penting, itu bisa berarti promosi, atau kesempatan untuk terus belajar hal-hal baru. Pastikan kamu memiliki percakapan tentang hal ini dengan manajer perekrutan.

Stabilitas
Stabilitas mungkin penting atau tidak penting. Untuk orang yang lebih muda dengan keterampilan yang mudah dipindahtangankan, stabilitas mungkin kurang penting. Namun, bagi seseorang yang telah berkeluarga dan pekerjaan tersebut akan menjadi satu-satunya penghasilan, stabilitas jauh lebih penting.

Indikator stabilitas yang kuat adalah jajaran kepemimpinan dan manajemen perusahaan. Jika perusahaan memiliki pemimpin yang kuat dengan visi yang jelas, kemungkinan perusahaan akan terus maju. Lihatlah keuangan dan industri perusahaan. Ini akan membantu kamu mengetahui apakah perusahaan akan terus maju dalam jangka panjang.

Editor: Feby Ferdian

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply