TopCareerID

Rapat di Kantor Berisiko Tularkan Covid-19, Ini Solusinya

Dok/iStock

Topcareer.id – Juru Bicara Pemerintah Khusus Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan per tanggal 21 Juli 2020, kasus pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai angka 89.869 orang.

Menurutnya, mulai kembalinya aktivitas perkantoran menjadi penyebab naiknya angka tersebut secara signifikan.

“Belakangan ini penambahan kasus konfirmasi positif lebih banyak. Salah satu penyebabnya adalah penyelenggaraan kegiatan rapat atau pertemuan di ruang rapat yang berada di perkantoran,” katanya saat press conference di Jakarta, Senin (20/7/2020).

Mengantisipasi hal tersebut, Yuri menghimbau agar kegiatan rapat digelar dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang bagus, dan tidak lebih dari 30 menit.

“Jika diperlukan, laksanakan rapat ini pada pagi hari. Buka semua jendela hingga diyakini bahwa sirkulasi udara akan bergerak dengan baik. Matikan sementara AC,” tegasnya.

Jika ada rapat yang melibatkan orang banyak, maka perusahaan harus membatasinya sesuai dengan kapasitas ruangan yang ada.

“Batasi kapasitas ruang. jika memang mengharuskan diikuti orang banyak, maka sebagian bisa mengikuti di ruangan lain dengan menggunakan metode daring, agar kita bisa memberikan kesempatan siapapun untuk menjaga jarak,” tambahnya.

Terakhir, Yuri meminta agar perusahaan tidak menyediakan makanan atau minuman ketika rapat.

“Hindari adanya sajian makan dan minum di ruangan, yang kemudian memaksa peserta rapat untuk membuka masker,” pungkasnya.(Feb)

Exit mobile version