TopCareerID

Subsidi Kuota Internet untuk Belajar Online Diberikan Hingga Desember 2020

Ilustrasi pembaruan aturan PTM Terbatas, salah satunya kantin yang boleh buka.

Foto Ilustrasi

Topcareer.id – Pemerintah menganggarkan total Rp7,21 triliun untuk subsidi kuota bagi pelajar dan mahasiswa untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring akibat Covid-19. Subsidi kuota ini rencananya akan diberikan selama 4 bulan dari September hingga Desember 2020.

Mengutip berita Kementerian Keuangan, untuk anggaran kuota bagi pengajar, saat ini sedang dihitung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Anggaran sebesar Rp7,21 triliun ini berasal dari anggaran tambahan sebesar Rp6,72 triliun untuk Kemendikbud dari dana cadangan APBN 2020 dan dari realokasi anggaran Kemendikbud sebesar Rp492,8 miliar.

Baca Juga: Belajar Online, Bocah 12 Tahun Jalan 1,6 KM demi Sinyal Internet

Subsidi kuota itu rinciannya akan diberikan sebesar 35GB per bulan untuk 39,78 juta siswa, dan 50GB per bulan untuk 8,24 juta mahasiswa. Sedangkan untuk guru 42GB per bulan dan dosen sebesar 50GB per bulan.

Kerja sama dengan dengan berbagai pihak

Sementara itu, untuk mendukung penyediaan paket telekomunikasi terjangkau untuk pembelajaran online, Direktorat Jenderal Pendididkan Tinggi (Ditjen Dikti) menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Sebelumnya pada Agustus lalu, Dirjen Dikti bekerja sama dengan XL Axiata, Indosat, dan baru-baru ini dengan PT. Hutchison 3 Indonesia.

Sesditjen Dikti, Paristyanti Nurwardani, menyampaikan bahwa sampai saat ini (4/9/2020) sudah terdapat 25,64 % mahasiswa dari jumlah mahasiswa 7,9 juta yang sudah melakukan validasi nomor telepon selulernya kepada PDDikti, kemudian dosen-dosen sebanyak 33,28 % dari jumlah 287 ribu orang juga sudah melakukan validasi nomor telepon.

Lebih lanjut ia menerangkan tentang mekanisme untuk kuota mahasiswa dan dosen sebanyak 50 GB per bulan yang akan diberikan setelah verifikasi dan validasi dilakukan oleh perguruan tinggi dan PDDikti.

“Kami sudah melakukan kerja sama implementasi dengan semua provider yang telah melakukan MoU, maka kepada nomor telepon mahasiswa dan dosen, setelah diverifikasi akan diisikan paket data atau kuota internet sebanyak 50 GB selama satu bulan,” terangnya.

Paristiyanti juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat dilakukan sosialisasi, terutama juga bisa dilakukan dengan webinar yang intensif terkait dengan mekanisme untuk bantuan kuota dari Kemendikbud.**(RW)

Exit mobile version