Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, September 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Studi: Virus Corona Bisa Bertahan Seminggu Pada Ikan Salmon

Sumber foto: chinadaily.com.cn

Topcareer.id – Virus Corona yang bertahan pada ikan salmon dingin mungkin menular selama lebih dari seminggu. Hal ini diungkapkan para peneliti di China, di mana ikan impor telah diselidiki sebagai sumber infeksi potensial.

Para peneliti di Universitas Pertanian China Selatan dan Akademi Ilmu Pertanian Guangdong di Guangzhou menemukan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, yang dikumpulkan dari sampel salmon dapat bertahan selama delapan hari pada suhu 4 derajat Celcius.

Itu merupakan angka kira-kira suhu saat ikan salmon diangkut. Penelitian ini dirilis dalam sebuah laporan menjelang publikasi dan tinjauan sejawat.

Otoritas Tiongkok telah menyelidiki daging impor, kemasan dan wadah sebagai sumber potensial Covid-19 sejak Juni, setelah berulang kali menemukan jejak patogen pada kemasan dan makanan.

Baca juga: Teh Hangat Plus Madu Lebih Ampuh Usir Flu daripada Obat-obatan

Enam dari lebih dari 500.000 sampel yang diuji positif mengidap virus corona, kata badan bea cukai China dalam sebuah laporan, Selasa (8/9).

“Ikan yang terkontaminasi SARS-CoV-2 dari satu negara dapat dengan mudah diangkut ke negara lain dalam waktu satu minggu, sehingga menjadi salah satu sumber penularan internasional,” kata para peneliti. Mereka mencatat ikan harus disimpan pada suhu 0-4 derajat Celcius selama pengiriman.

Pemerintah berupaya mencegah kontaminasi dengan memperkuat kerja sama dengan negara pengekspor daging. Hingga Senin (7/9), China telah menghentikan impor dari 56 perusahaan di 19 negara setelah karyawan di sana terinfeksi.

Wabah pertama penyakit penyebab pandemi awalnya dikaitkan dengan Pasar Makanan Laut Huanan di kota Wuhan di China tengah pada akhir 2019, dan wabah pada bulan Juni 2020 dikaitkan dengan Pasar Makanan Laut Xinfadi di Beijing, kata mereka.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply