Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, October 21, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Ragam Posisi Tidur yang Membawa Risiko Penuaan Dini pada Kulit

Tuna wisma di Tokyo, Jepang tidur di kafe internet. (dok. Guardian)

Topcareer.id – Tidur nyenyak membawamu ke manfaat kesehatan yang terkonfirmasi. Tidur malam yang nyenyak dinilai membantu kamu tampil terbaik seharian. Tapi, tahukah kamu cara tidur membuat perbedaan? Satu kesalahan posisi tidur bahkan membuatmu berisiko berjerawat dan mengalami penuaan dini.

Bagaimana posisi tidur memengaruhi penuaan?

Menurut para ahli, tidur tengkurap bisa sangat merusak warna kulit. Salah satu perhatian utama di sini adalah ketika kamu tidur tengkurap, gesekan wajahmu dengan bantal dapat menyebabkan pembentukan garis dan kerutan dini.

“Kerutan saat tidur itu nyata dan bisa permanen. Tentu, tidur tengkurap selama satu malam setelah melekukkan muka, tidak akan membuat garis permanen, tetapi jika kamu tidur telungkup malam demi malam, tahun demi tahun, maka kerutan tidur itu akhirnya akan menetap di sana secara permanen,” kata Dr. Anthony Youn, seorang ahli bedah plastik bersertifikat, mengutip laman The Ladders.

Tidur dengan posisi itu juga dapat mempengaruhi kesehatan kulit

Keriput bukan satu-satunya masalah kulit wajah saat tidur tengkurap. Meletakkan kepala di atas sarung bantal yang sama setiap malam dapat menyebabkan jerawat keesokan harinya.

“Kulit dan rambut meninggalkan minyak dan penumpukan yang dapat menyebabkan jerawat, peradangan, dan iritasi. Kamu harus mencuci seprai setidaknya sekali seminggu untuk menghindari perpindahan bakteri ini, minyak, dan kotoran lainnya,” kata Joel Schlessinger, seorang ahli kulit bersertifikat.

Baca juga: Nyemil Makanan Ini Saat Malam Hari Malah Bikin Susah Tidur

Tidak hanya itu, Schlessinger juga mengatakan jika kamu tidak mencuci muka sebelum tidur, kamu bisa membuat situasi menjadi lebih buruk.

“Riasan, minyak, polutan lingkungan, dan radikal bebas berbahaya yang kamu kumpulkan di kulitmu setelah seharian bekerja merembes jauh ke dalam pori-pori  menyebabkan timbulnya jerawat dan mempercepat proses penuaan. Itu juga dapat menyebabkan kekeringan, iritasi dan infeksi,” kata dia.

Pastikan kamu menunggu beberapa menit setelah mengoleskan krim malam sebelum tidur malam. Jika tidak, kamu hanya akan memiliki lebih banyak penumpukan di sarung bantal.

Jadi, tidur tengkurap jelas harus dihindari, tapi bagaimana dengan tidur miring? Ini adalah salah satu posisi tidur yang paling populer, tetapi sayangnya, mungkin tidak jauh lebih baik daripada yang terakhir dalam hal perawatan kulit.

Menurut Vasyukevic, tidur miring dapat menyebabkan keriput di dekoletase dan sisi wajah tempatmu tidur. “Faktor yang sangat besar dalam penuaan saat tidur adalah kekuatan geser yang diciptakan oleh pergerakan kulit di bantal,” kata dokter kulit Kachiu Lee.

Baca juga: Masih Lelah Setelah Bangun Tidur, Berikut 6 Penyebabnya

Lee menjelaskan bagaimana hal ini dapat menghasilkan fitur kulit yang agak miring dalam hal penuaan. Garis-garis ini sering muncul secara paralel di sepanjang pelipis, di sekitar mata, area pipi samping, dan di sekitar mulut.

“Orang yang telah tidur di sisi yang sama selama bertahun-tahun sering kali memiliki lebih banyak ‘garis tidur’ di sisi tempat mereka tidur,” kata Lee.

Kebanyakan ahli setuju bahwa posisi terbaik untuk tidur adalah menghadap ke atas, atau telentang. Tidur telentang tidak hanya baik untuk kulit, tetapi sebagian besar ahli kesehatan dan tidur setuju bahwa ini adalah posisi terbaik untuk kesehatan secara keseluruhan.**(Feb)

Leave a Reply