TopCareerID

Erick Thohir Bakal Terus Lakukan Penjajakan Kerja Sama di Bidang Ini dengan Jepang

Topcareer.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir terus melakukan penjajakan kerja sama di beberapa bidang dengan pemerintah Jepang.

Di bidang kesehatan, kerja sama ini akan fokus pada teknologi baru, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, dan partisipasi Jepang di KEK Kesehatan.

“Jepang sudah dikenal sebagai negara yang maju di bidang kesehatan. Saya terkesan dengan test Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Jepang di airport dan teknologi PCR test yang dibuat oleh Kawasaki Heavy Industries untuk testing cepat dan pelacakan bagi pasien COVID-19 dengan menggunakan teknologi robotik,” jelasnya di Tokyo, Jepang, Sabtu (7/11/2020).

Selain itu, Erick juga menjajaki sektor lainnya seperti pembangunan perumahan milenial, pembangunan industri EV Battery, hingga pembiayaan untuk proyek-proyek infrastruktur nasional.

Di bidang perumahan, Menteri BUMN, Wakil Menteri II BUMN, dan Direktur Utama BTN telah bertemu dengan IIDA Group Holding dan Daiwa House dalam menjajaki kerja sama untuk mendukung program pembangunan hunian untuk milenial yang terintegrasi dengan transportasi massal. Hunian ini akan ramah lingkungan dan dilengkapi dengan teknologi dengan biaya yang efisien.

Kemudian di sektor energi terbarukan, proyeksi Indonesia yang akan menjadi pusat industri baterai lithium untuk electric vehicle (EV) berkat kekayaan cadangan nikelnya menjadi daya tarik perusahaan otomotif internasional di Jepang untuk menjajaki kerja sama strategis.

“Sejak kita mengambil kebijakan hilirisasi industri minerba, salah satunya fokus untuk mengembangkan industri EV battery, banyak perusahaan internasional yang ingin menjajaki kerja sama dengan Indonesia. Korea dengan LG Chem, China dengan CATL, dan sekarang Jepang dengan Toyota. Dan Panasonic adalah perusahaan yang berkeinginan untuk investasi di EV battery,” terangnya.

Sedangkan di bidang pembiayaan infrastruktur, Menteri BUMN dan Wakil Menteri II BUMN juga melakukan beberapa pertemuan dengan sejumlah lembaga keuangan di Jepang, untuk membahas berbagai potensi investasi langsung Jepang di BUMN dalam pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan bandar udara.**(Feb)

Exit mobile version