Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, January 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Ilmuwan China Ini Sebut Asal Muasal Virus Corona Bukan dari Wuhan

Topcareer.id – Menurut seorang ilmuwan di China, virus corona bukan berasal dari Wuhan. Semua bukti yang tersedia menunjukkan bahwa virus corona, yang telah membuat lebih dari 56 juta orang sakit di seluruh dunia tersebut mungkin pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan di China tengah tetapi tidak berasal di sana.

“Wuhan adalah tempat virus corona pertama kali terdeteksi tetapi bukan tempat asalnya,” kata Zeng Guang, mantan kepala ahli epidemiologi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China.

Zeng adalah ahli epidemiologi Tiongkok senior kedua yang telah mempertimbangkan topik kontroversial dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Maskapai Bakal Wajibkan Penumpang untuk Vaksin Covid-19 Sebelum Terbang

Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi CDC saat ini, membuat pernyataan serupa, ia mengatakan patogen bisa masuk ke negara itu dalam impor makanan laut beku atau produk daging.

Komentar itu muncul ketika tim yang dibentuk oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyelidiki asal-usul virus corona.

Berbicara pada konferensi yang diselenggarakan oleh penerbit AS Cell Press dan Komisi Sains dan Teknologi Kota Beijing, Zeng mengatakan sebuah penelitian di Italia yang menunjukkan bahwa Sars-CoV-2 (nama resmi virus corona), beredar di antara individu tanpa gejala di Italia beberapa bulan sebelum dilaporkan adanya virus tersebut di Wuhan.

Di Milan, para peneliti Italia mengatakan studi mereka tidak “memperdebatkan” asal-usul virus corona.

“Penemuan ini hanya mendokumentasikan bahwa epidemi di China tidak terdeteksi tepat waktu,” kata Giovanni Apolone, direktur ilmiah National Cancer Institute.

Pada konferensi online, Zeng mengatakan virus corona pertama kali terdeteksi di Wuhan berkat pembentukan sistem pemantauan pneumonia yang didirikan setelah wabah sindrom pernafasan akut yang parah, atau SARS, 17 tahun lalu.

China mengatakan bahwa studi Italia dan penelitian serupa lainnya menunjukkan bahwa asal mula virus adalah masalah ilmiah yang kompleks, dan penelusuran asal adalah proses berkelanjutan yang mungkin melibatkan banyak negara.

Mereka akan terus mengambil bagian dalam penelitian ilmiah global dalam melacak asal dan rute penularan virus, dan bekerja dengan komunitas internasional lainnya untuk berkontribusi pada kerja sama global dalam memerangi Covid-19.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply