Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juni 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Banyak Pengguna Beralih ke Pesaing, WhatsApp Tunda Kebijakan Privasinya

Topcareer.id – WhatsApp menunda memperbarui kebijakan privasinya menyusul kebingungan massal atas data apa yang dibagikan dengan perusahaan induknya, Facebook. Sekarang pembaruan WhatsApp tidak akan diluncurkan hingga 15 Mei.

Bulan lalu, WhatsApp mulai memberi tahu pengguna tentang persyaratan layanan dan kebijakan privasi yang diperbarui, yang harus disetujui oleh orang-orang untuk tetap menggunakan aplikasi setelah 8 Februari.

Satu bagian tertentu dari kebijakan tersebut memicu kekhawatiran di antara pengguna, yakni data pengguna apa yang dikumpulkan dan dibagikan dengan Facebook, di mana perusahaan ini memiliki rekam jejak yang kurang bagus seputar privasi dan melindungi data orang.

Kebingungan seputar pembaruan telah berkontribusi pada banyak pengguna yang pindah ke aplikasi yang bersaing seperti Signal.

Signal dan Telegram bahkan dilaporkan mendapat peningkatan unduhan pengguna. Signal alami peningkatan pengguna sekitar 7,5 juta penginstalan secara global melalui Apple App Store dan Google Play store antara 6 Januari dan 10 Januari, menurut Sensor Tower.

Angka itu bahkan 43 kali lipat dari minggu sebelumnya. Ini adalah jumlah penginstalan mingguan atau bahkan bulanan tertinggi untuk Signal dalam riwayat aplikasi. Sementara Telegram mendapat 5,6 juta unduhan secara global dari Rabu hingga Minggu, menurut Apptopia.

“Kami telah mendengar dari begitu banyak orang betapa banyak kebingungan yang terjadi seputar pembaruan kami baru-baru ini. Ada banyak informasi yang salah yang menyebabkan kekhawatiran dan kami ingin membantu semua orang memahami prinsip dan fakta kami,” kata WhatsApp dalam sebuah posting blog pada Jumat (15/1/2021), mengutip CNN.

Kebijakan privasi WhatsApp mengatakan bahwa informasi pengguna yang dikumpulka itu dibagikan dengan perusahaan Facebook untuk membantu mengoperasikan, menyediakan, meningkatkan, memahami, menyesuaikan, mendukung, dan memasarkan layanannya dan penawaran pengguna.

Baca juga: Mengapa Telegram Bisa Jadi Opsi Teraman Untuk Private Messaging?

Dalam posting blog itu, WhatsApp menekankan bahwa platformnya menampilkan enkripsi end-to-end, yang berarti pihaknya maupun Facebook tidak dapat melihat pesan pribadi pengguna. Itu juga tidak menyimpan log dari siapa yang menelepon atau mengirim pesan ke pengguna.

Pembaruan yang lebih besar pada kebijakan itu akan memengaruhi orang-orang yang mengobrol dengan bisnis di WhatsApp. Fitur Bisnis yang menggunakan aplikasi untuk terhubung dengan pelanggan dapat memilih untuk menyimpan log percakapan mereka di layanan hosting Facebook.

Tetapi WhatsApp mengatakan akan dengan jelas memberi label pada obrolan itu sehingga terserah pengguna apakah mereka ingin mengirim pesan ke bisnis itu atau tidak.

“Pembaruan tidak mengubah praktik berbagi data WhatsApp dengan Facebook dan tidak memengaruhi cara orang berkomunikasi secara pribadi dengan teman atau keluarga di mana pun mereka berada di dunia,” kata juru bicara WhatsApp dalam sebuah pernyataan awal pekan ini.

Tinggalkan Balasan