Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, Juni 18, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Ketahui Fakta-Fakta Pekerjaan Food Stylist (Bagian 1)

Food Stylist. Dok/MetrumFood Stylist. Dok/Metrum

Topcareer.id – Menjadi seorang food stylist atau penata makanan, tidak perlu memiliki jenjang pendidikan tertentu, pada dasarnya harus punya daya kreativitas yang tinggi. Itu salah satu fakta profesi food stylist yang bisa digali.

Kira-kira ada fakta apa lagi ya seputar profesi food stylist? Melansir dari laman Food Grads, berikut beberapa fakta soal pekerjaan food stylist yang bisa diketahui:

1. Food Stylist menyiapkan dan menyajikan makanan

Penata makanan atau foos stylist ini adalah individu yang bertanggung jawab untuk:

Menyiapkan, menghidangkan dan menyajikan makanan. Mereka mengatur makanan dengan cara yang terlihat menarik untuk kamera. Penata makanan melakukan penelitian pada klien dan hidangan untuk membuat foto yang indah.

Selain itu, mereka berkomunikasi dengan klien, fotografer, penata prop, periklanan, perdagangan, dan tim pemasaran sebelum dan selama pemotretan. Beberapa food stylist bahkan memasak atau memanggang makanan yang disajikan dalam foto.

2. Paham tentang memasak dan makanan

Seperti dilansir dari Food Grads, meski food stylist bukan seorang ilmuwan makanan, namun mereka memiliki pemahaman yang dalam soal relasi antara memasak dengan hidangan yang dihasilkan. Misal, seorang food stylist mengerti bagaimana salmon berubah warna dari pink menjadi oranye saat dimasak.

Para food stylist ini meningkatkan pengetahuannya soal makanan dengan membaca buku masak dan tentunya berlatih memasak.

Baca juga: Tips Pola Makan Sehat Selama Masa Karantina COVID-19

3. Tak perlu gelar tinggi

Banyak food stylist yang tidak memiliki gelar seni kuliner dari institute kuliner atau perguruan tinggi. Hal ini lantaran, bekerja sebagai food stylist merupakan profesi unik, jadi yang perlu diasah adalah keterampilan memasak, serta kretivitas yang tak terbatas dalam menata hidangan.

Meski begitu, tetap akan lebih baik jika memperoleh pendidikan agar menunjang selama perjalanan karier.

4. Mampu melakukan tugas khusus

Seorang food stylist bukanlah profesi yang kaku karena setiap pemotretan bergantung pada situasi klien. Beberapa food stylist mengembangkan resep mereka sendiri yang kemudian di-publish ke blog atau media sosial mereka. Tak jarang food stylist melakukan tugas khusus seperti memasak dalam video demonstrasi.**(Feb)

Tinggalkan Balasan