TopCareerID

Cakupan Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Begini Terobosan Menkes

Ilustrasi suntik vaksin. Dok/Shutterstock

Ilustrasi suntik vaksin. Dok/Shutterstock

Topcareer.id – Saat ini pemerintah mengupayakan percepatan cakupan vaksinasi Covid-19 untuk orang lanjut usia (lansia). Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin membeberkan perlunya model baru pelaksanaan vaksinasi bagi lansia ini agar perluasan cakupan bisa berjalan lebih cepat.

Vaksinasi Lansia dan Petugas pelayanan publik menjadi prioritas penyuntikan tahap kedua setelah sebelumnya vaksinasi terhadap tenaga kesehatan. Lansia termasuk kelompok berisiko tinggi yang apabila tertular virus SARS-CoV-2 akan memperburuk kondisi kesehatan mereka.

Masalahnya pelaksanaan vaksinasi Lansia dinilai lambat. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor di antaranya kondisi kesehatan fisik Lansia.

Saat ini secara nasional capaian vaksinasi lansia lebih rendah yakni 1,3 juta orang daripada capaian vaksinasi petugas publik yang mencapai 3,9 juta orang.

“Memang saya ingin fokus ke Lansia namun Lansia ini agak sulit juga memvaksinnya, ada yang ragu-ragu datang, mereka enggak lebih mobile dari yang lebih muda,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan persnya, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Cuma Pegawai Ini Yang Boleh Mudik Di Libur Idul Fitri Nanti

Untuk mengatasi hal tersebut, Budi mengatakan, diperlukan model baru pelaksanaan vaksinasi bagi Lansia agar mereka nyaman untuk segera disuntik. Model baru pelaksanaan vaksinasi yang sudah berjalan berupa sentra vaksinasi.

“Kita bikin sentra-sentra vaksinasi dan mendorong berbagai kerja sama dengan institusi yang bisa akses ke lansia seperti organisasi masyarakat keagamaan,” jelasnya.

Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bertugas mengoptimalkan vaksinasi bagi lansia. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 terutama bagi kelompok lansia.

Ada lima provinsi dengan jumlah Lansia paling banyak namun capaian vaksinasi masih rendah, antara lain Jawa Barat 4,4 juta lansia dengan capaian 133 ribu, Jawa Tengah 3,1 juta lansia dengan capaian 299 ribu, Jawa Timur 2,5 juta lansia dengan capaian 138 ribu, Sumatera Utara 1,2 juta lansia dengan capaian 35 ribu, dan Banten 1,1 juta lansia dengan capaian 44 ribu.

Exit mobile version