Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Agustus 2, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Facebook & Google Bangun Kabel Internet Bawah Laut Indonesia-Amerika Utara

Ilustrasi internet.

Topcareer.id – Facebook mengumumkan, pihaknya merencanakan dua kabel bawah laut baru untuk menghubungkan Singapura, Indonesia, dan Amerika Utara dalam sebuah proyek dengan Google serta perusahaan telekomunikasi regional untuk meningkatkan kapasitas koneksi internet antar kawasan.

“Dinamakan Echo dan Bifrost, itu akan menjadi dua kabel pertama yang melalui rute baru yang beragam melintasi Laut Jawa dan mereka akan meningkatkan kapasitas bawah laut secara keseluruhan di trans-pasifik sekitar 70%,” kata Wakil Presiden Jaringan Investasi Facebook, Kevin Salvadori, mengutip Reuters, Senin (29/3/2021).

Dia menolak untuk merinci besarnya investasi, tetapi mengatakan itu adalah investasi yang sangat material bagi pihaknya di Asia Tenggara.

Kabel tersebut, menurut eksekutif, akan menjadi yang pertama yang secara langsung menghubungkan Amerika Utara ke beberapa wilayah utama Indonesia, dan akan meningkatkan konektivitas untuk provinsi tengah dan timur dari negara ini.

Salvadori mengatakan “Echo” sedang dibangun dalam kemitraan dengan Alphabet Google dan perusahaan telekomunikasi Indonesia XL Axiata dan akan selesai pada tahun 2023.

Sementara, Bifrost, yang dilakukan bekerja sama dengan Telin, anak perusahaan Telkom Indonesia, dan konglomerat Singapura Keppel akan selesai pada tahun 2024.

Kedua kabel tersebut, mengikuti investasi sebelumnya oleh Facebook untuk membangun konektivitas di Indonesia, salah satu dari lima pasar teratasnya secara global.

Baca juga: Pendaftaran Vaksin Gotong Royong Batch 2 Ditutup, Vaksinasi Dimulai Pertengahan April

Sementara 73% dari 270 juta penduduk Indonesia sudah memilih online, mayoritas mengakses web melalui data seluler, dengan kurang dari 10 persen menggunakan koneksi broadband, menurut survei tahun 2020 oleh Asosiasi Penyedia Internet Indonesia.

Facebook mengatakan tahun lalu akan menyebarkan 3.000 km (1.8641 mil) fibre di Indonesia di dua puluh kota selain kesepakatan sebelumnya untuk mengembangkan hotspot Wi-Fi publik.

Salvadori mengatakan, selain kabel Asia Tenggara, Facebook melanjutkan rencana bawah lautnya yang lebih luas di Asia dan global, termasuk dengan Pacific Light Cable Network (PLCN).

“Kami bekerja sama dengan mitra dan regulator untuk memenuhi semua kekhawatiran yang dimiliki masyarakat, dan kami berharap kabel tersebut menjadi kabel transpasifik yang berharga dan produktif dalam waktu dekat,” katanya.

Tinggalkan Balasan