TopCareerID

WHO Minta China Sediakan Data Mentah tentang Asal-Usul Pandemi

Topcareer.id – Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa penyelidikan asal-usul pandemi COVID-19 di China terhambat oleh kurangnya data mentah.

WHO meminta kepada China dan mendesaknya untuk lebih transparan dalam memberikan data untuk penelitian.

Sebuah tim yang dipimpin WHO menghabiskan empat minggu di sekitar pusat kota Wuhan dengan para peneliti China.

Hasil laporannya mengatakan bahwa virus itu mungkin telah ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain.

Dikatakan bahwa “pengenalan melalui insiden laboratorium dianggap sebagai jalur yang sangat tidak mungkin,” tetapi negara-negara termasuk Amerika Serikat dan beberapa ilmuwan tidak puas.

“Kami meminta China untuk transparan dan terbuka serta bekerja sama,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers, Kamis (15/7).

China menyebut teori bahwa virus mungkin telah lolos dari laboratorium Wuhan “tidak masuk akal” dan berulang kali mengatakan bahwa “mempolitisasi” masalah ini akan menghambat penyelidikan.

Baca juga: WHO Desak Negara-Negara agar Tak Cabut Pembatasan COVID-19 secara Prematur

Tedros akan memberi penjelasan singkat kepada 194 negara anggota WHO mengenai studi fase kedua yang diusulkan, kata pakar darurat utama WHO Mike Ryan.

Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn, yang mengadakan pembicaraan dengan Tedros, mendesak China untuk memungkinkan penyelidikan tentang asal-usul pandemi COVID-19 berlanjut.**(Feb)

Exit mobile version