TopCareerID

Harus Kembali Ngantor? Persiapkan Diri dengan Tips Ini (Bagian 2)

Topcareer.id – Harus kembali ngantor? Tentu ini tidak mudah, apalagi kalau kamu sudah terbiasa dengan rutinitas kerja dari rumah alias WFH.

Nah, mempersiapkan diri untuk ngantor tidak boleh dilakukan dengan sembarangan lho. Karena ini menyangkut mental dan kebiasaan tubuh kamu yang telah banyak berubah.

Kalau kamu khawatir, tenang, seperti dikutip dari Forbes, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuatnya jadi berjalan dengan baik.

Bagian akhir dari artikel.

Bersihkan meja kamu
Datanglah beberapa hari sebelum pekerjaan di kantor dimulai, lalu bersihkan meja atau ruang kerja kamu.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang bekerja di lingkungan yang berantakan, biasanya menderita stres yang tidak diketahui dan mungkin merasa kewalahan dengan terus-menerus mencari dokumen atau menavigasi laptop yang berantakan.

Jadi, bersihkan laci kamu dan buang file dan dokumen lama yang tidak lagi dibutuhkan. Kamu mungkin juga ingin mengisi meja dengan hal-hal yang dapat menghilangkan stres, seperti bola stres atau diffuser minyak esensial yang menenangkan.

Baca juga: Jago Ngedit? Nih Ada Lowongan buat Kamu

Tetapkan jadwal tidur
Jika kamu telah bekerja dari rumah, kamu mungkin terbiasa dengan jadwal yang lebih fleksibel dan mungkin bangun lebih lambat dari biasanya. Kamu bahkan mungkin sudah terbiasa dengan tidur siang sesekali.

Untuk menyikapi ini, bersiaplah untuk kembali bekerja dengan membuat jadwal tidur yang lebih teratur, setidaknya satu atau dua minggu sebelum jadwal masuk dimulai.

Meskipun tergoda untuk kembali ke kebiasaan lama kamu di hari libur, konsistensi tetap menjadi kuncinya.

Cobalah untuk bangun, makan, dan tidur pada waktu yang sama setiap hari. Kembalilah ke jadwal kamu sebelumnya. Jangan lakukan ini di saat waktunya sudah mepet, karena akan membingungkan jam internal kamu dan membuat kamu lebih sulit untuk beradaptasi.

Jangkau dukungan
Apa yang terjadi selama setahun ini merupakan sesuatu yang traumatis bagi semua orang, jadi tidak mengherankan jika kembali bekerja memicu kondisi seperti depresi atau PTSD.

Cobalah untuk tidak menekan diri untuk tampil seprima mungkin, jika itu harus mengesampingkan kecemasan yang kamu alami.

Jika kamu mengalami kecemasan yang intens atau tidak dapat menyelesaikan tugas sehari-hari setelah kembali ke kantor, kamu bisa mencari bantuan ke psikolog.

Jangan ragu juga untuk berbicara dengan atasan kamu tentang kelelahan.

Ingat, kembali ke rutinitas baru akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi, jadi bersabarlah dengan diri sendiri.**(Feb)

Exit mobile version