Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juli 7, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Moderna Akhirnya Tarik Vaksin COVID-19 di Jepang setelah Kontaminan Stainless Steel Ditemukan

Topcareer.id – Moderna Inc dan Takeda Pharmaceutical Co Ltd pada hari Rabu (1/9) akhirnya mereka bekerja dengan pihak berwenang Jepang untuk menarik kembali tiga batch vaksin COVID-19 setelah penyelidikan menemukan kontaminan stainless steel di beberapa botol.

Pihak berwenang Jepang telah menangguhkan penggunaan batch suntikan Moderna sebanyak 1,63 juta dosis yang terkontaminasi.

Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan, berdasarkan informasi dari penyelidikan perusahaan, bahwa mereka tidak percaya partikel stainless steel dapat menimbulkan risiko kesehatan tambahan.

Sementara itu Moderna mengatakan kontaminasi stainless steel mungkin terjadi selama produksi.

Penyebab paling mungkin dari kontaminasi terkait dengan gesekan antara dua potong logam di mesin yang memasang sumbat pada botol, kata Moderna dalam pernyataan bersama dengan Takeda. Bahannya dipastikan stainless steel.

Moderna melakukan penyelidikan dalam kemitraan dengan Takeda dan produsen Spanyol Rovi yang mengoperasikan pabrik di mana kontaminasi terjadi.

“Stainless steel secara rutin digunakan pada katup jantung, penggantian sendi dan jahitan logam dan staples. Dengan demikian, tidak diharapkan bahwa injeksi partikel yang diidentifikasi dalam lot ini di Jepang akan mengakibatkan peningkatan risiko medis,” kata Takeda dan Moderna dalam sebuah pernyataan bersama.

Saham Moderna naik 2,6% menyusul pernyataan tersebut. Saham Rovi naik dari 4,5% setelah jatuh lebih dari 10% di tengah berita penangguhan dosis, dan saham Takeda naik lebih dari 2%.

Baca juga: Menkes Jepang: Kontaminan Vaksin Moderna Mungkin Berasal dari Jarum Suntik

Pengelolaan vaksin Moderna dari tiga lot dihentikan di Jepang setelah 39 botol ditemukan mengandung bahan asing.

Semua vial berasal dari satu lot, tetapi suntikan dari dua lot lainnya dari lini produksi Rovi yang sama ditangguhkan sebagai tindakan pencegahan.

Ketiga lot itu adalah satu-satunya yang terpengaruh oleh masalah manufaktur, kata pernyataan itu.

Rovi telah sepenuhnya memeriksa fasilitas manufaktur dan menerapkan prosedur baru untuk menghindari masalah serupa di masa depan.

Penggunaan vaksin Moderna dari batch yang berbeda juga dihentikan sementara di tiga wilayah di Jepang minggu ini.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan