Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Oktober 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Cek Mitos Soal Kopi dan Kesehatan Gigi, Mana yang Benar?

Ilustrasi: MediumIlustrasi: Medium

Topcareer.id – Mungkin banyak asumsi yang mengelilingi kepala kita bahwa kopi bisa merusak kesehatan gigi. Memang, sudah dipahami secara luas bahwa sifat asam dalam kopi dapat merusak email gigi.

Namun, dampak minuman pada status kesehatan mulut kita secara keseluruhan tidak begitu parah. Melansir Ladders, berikut beberapa mitos soal kopi dan kesehatan mulut yang kemudian diluruskan kebenarannya.

Mitos 1: Kopi menodai gigi

Benar. Hanya perlu satu cangkir kopi untuk menodai gigi kita karena kandungan taninnya tinggi. Tanin adalah polifenol, sejenis senyawa organik, yang terurai dalam air dan membuat senyawa warna menempel pada gigi kita. Lapisan kuning yang dihasilkan oleh proses ini mungkin sulit dihilangkan.

Namun, ada juga cara di mana kopi meningkatkan kesehatan mulut, dan sebagian besar efek negatif yang ditimbulkan oleh minuman tersebut bersifat reversibel.

Mitos 2: Kopi melemahkan enamel pada gigi kita

Benar. Enamel adalah lapisan terluar gigi kita yang melindunginya dari kerusakan syaraf. Minum terlalu banyak kopi dapat melemahkan email gigi hingga gigi menjadi sangat sensitif dan rentan terhadap penyakit dan trauma saraf. Ini terutama benar jika kamu minum kopi dengan susu dan gula.

Asam dalam kopi adalah musuh lain dari email gigi yang sehat – kemungkinan yang paling berbahaya dari semuanya.

“Asam makanan dan minuman melembutkan email, sehingga memudahkan noda menembus email. Apalagi tingkat keasaman yang tinggi di dalam mulut menjadi penyebab utama kerusakan gigi,” sebut DentaVox, situs survei gigi.

Baca juga: Bagian Terkotor Dari Kamar Mandi Bukanlah Closet Toilet, Tapi…

Mitos 3: Menyikat gigi segera setelah minum kopi membantu mengurangi kerusakan pada gigi

Palsu. Kamu dapat mengurangi banyak kerusakan kopi pada gigimu dengan tidak menyikatnya segera setelah minum kopi, ketika email masih lunak dari asam dalam kopi. Cobalah menunggu selama setengah jam hingga satu jam sebelum menyikat.

Mitos 4: Kopi membantu melawan plak

Benar. DentaVox mengutip eksperimen Brasil yang menemukan biji kopi robusta menyebabkan bakteri berbahaya penyebab plak mati.

“Mereka menduga bahwa alasan sifat antibakteri kopi hitam lagi-lagi adalah polifenol,” menurut artikel DentaVox. “‘Orang jahat’ yang mewarnai gigi mengandung antioksidan tinggi yang menawarkan banyak manfaat kesehatan.”

Mitos 5: Kopi baik untuk gusi

Benar. Minum kopi secara teratur juga baik untuk gusi. Sebuah makalah baru-baru ini oleh Dr. Raul Garcia, Ketua Penelitian Kebijakan Kesehatan & Layanan Kesehatan di Universitas Boston, menetapkan bahwa sifat anti-inflamasi kafein membantu mencegah penyakit gusi dan keropos tulang.

Sebagian besar ahli kesehatan merekomendasikan untuk membatasi asupan kopi hingga dua cangkir sehari untuk mengurangi perubahan warna.**(Feb)

Tinggalkan Balasan