Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Juli 5, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Industri Penerbangan Global Diperkirakan Merugi 12 Miliar Dolar AS pada 2022

perjalanan internasional dengan angkutan udaraPenerbangan. (ilustrasi: Pixabay)

Topcareer.id – Asosiasi Transportasi Udara Internasional (International Air Transport Association/IATA) memperkirakan, industri penerbangan global akan merugi hampir USD12 miliar tahun depan, memangkas kerugiannya dari tahun ini sebesar 78% karena operator perlahan pulih dari pandemi Covid-19.

IATA, yang mewakili hampir 300 maskapai penerbangan yang mengoperasikan lebih dari 80% lalu lintas udara dunia, mengatakan pada Senin (4/10/2021), kerugian industri pada tahun 2021 akan lebih buruk dari perkiraan semula, dengan total USD51,8 miliar, melebar dari perkiraan pada bulan April sebesar USD47,7 miliar.

Kerugian bersih pada tahun 2020 adalah USD137,7 miliar, lebih dari USD126,4 miliar yang diperkirakan IATA awal tahun ini dan menjadikan total kerugian bersih industri akibat pandemi menjadi lebih dari USD200 miliar.

Baca juga: Ancaman Crash Terbesar Di Pasar Keuangan, Segera Fokus Ke 3 Investasi Ini

“Kita telah melewati titik terdalam dari krisis. Sementara masalah serius tetap ada, jalan menuju pemulihan mulai terlihat,” kata direktur jenderal IATA, Willie Walsh, dalam pertemuan tahunan kelompok tersebut, yang diadakan di Boston. Itu adalah pertemuan tahunan pertama sejak Juni 2019.

IATA memperkirakan industri akan kembali ke profitabilitas pada tahun 2023 dan mengatakan jumlah penumpang total akan meningkat menjadi 3,4 miliar orang tahun depan dari 2,3 miliar tahun ini.

Walsh mengatakan pencabutan pembatasan perjalanan internasional yang terkait dengan pandemi akan memicu pemesanan tetapi mengecam kurangnya pedoman seragam negara-negara tentang protokol keselamatan seperti pengujian Covid, pengecualian usia, dan metode untuk memvalidasi vaksinasi.

Tinggalkan Balasan